Arek Jatim . 28/05/2026, 22:21 WIB

Sakit Hati Sering Dibully, Siswi MTs Pasuruan Tusuk Teman Sekelas

Penulis : Rizal Husen  |  Editor : Rizal Husen

Finjatim - Tragedi berdarah yang melibatkan anak di bawah umur menggemparkan warga Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan.

Seorang siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) berinisial ASF (14) nekat melakukan aksi penusukan brutal terhadap teman satu kelasnya sendiri, DM (14).

Tindakan nekat tersebut diduga kuat dipicu oleh rasa sakit hati dan dendam mendalam lantaran pelaku mengaku kerap menjadi korban perundungan (bullying) oleh korban dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.

Peristiwa mencekam ini terjadi tepat pada saat jam pulang sekolah, Selasa sore (26/5/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.

Akibat serangan senjata tajam yang membabi buta tersebut, korban DM ambruk di lokasi kejadian setelah mengalami luka tusuk yang sangat serius pada bagian dada serta punggungnya.

"Pelaku dan korban sama-sama perempuan. Satu kelas. Menurut keterangan sementara, motifnya karena (pelaku) sering dibully oleh korban," ungkap Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno saat memberikan konfirmasi resmi kepada awak media, Kamis (28/5/2026).

Kronologi Pencegatan Berdarah di Luar Pagar Sekolah

Aksi penganiayaan berat ini rupanya telah direncanakan oleh pelaku. Berdasarkan data penyelidikan awal dari pihak kepolisian, ASF yang tercatat sebagai warga Desa Lemahbang, Kecamatan Sukorejo, sudah mempersiapkan sebilah pisau dari rumah.

Ia kemudian dengan sengaja menunggu korban DM—yang juga merupakan tetangga satu desanya—di area luar pagar sekolah saat bel pulang berbunyi.

Begitu melihat korban berjalan keluar dari gerbang, pelaku langsung menghampiri dan menghujamkan senjata tajam ke arah tubuh korban beberapa kali.

DM yang tidak siap menghadapi serangan mendadak itu langsung tersungkur bersimbah darah, memicu kepanikan luar biasa di antara para siswa lain yang berada di lokasi.

"Saat jam pulang sekolah tersebut, pelaku menunggu korban di luar pagar. Begitu korban keluar pelaku langsung menusuk badan korban dengan pisau beberapa kali hingga terluka parah," tambah Iptu Joko Suseno merinci jalannya insiden mengerikan tersebut.

Melihat korban terkapar tak berdaya, warga di sekitar sekolah bersama pihak guru langsung bergegas memberikan pertolongan pertama.

DM awalnya dievakuasi ke Puskesmas Sukorejo. Namun, karena tingkat keparahan luka robek di organ vital bagian dada, tim medis memutuskan untuk merujuk korban ke Rumah Sakit Prima Husada (RSPH) Sukorejo guna menjalani operasi dan perawatan intensif.

Di sisi lain, orang tua korban yang syok dan tidak terima atas petaka yang menimpa buah hatinya langsung melayangkan laporan resmi ke Mapolres Pasuruan.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com