MAHASISWI SURABAYA KORUPSI! Menteri Keuangan KIP-K Unair Diduga Embat Dana Iuran Rp 97 Juta,
EDAN! Menteri Keuangan KIP-K Unair Diduga Embat Dana Iuran Rp 97 Juta, Digawe Opo Ae?
Finjatim - Dunia pendidikan tinggi di Surabaya dihebohkan oleh skandal keuangan internal kampus. Seorang mahasiswi Universitas Airlangga (Unair) bernama Yuni Ilma Permatasari, yang menjabat sebagai Menteri Keuangan Airlangga University Bidik Misi Organization (AUBMO) periode 2025/2026, diduga kuat melakukan penggelapan dana iuran sukarela mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) dengan nominal fantastis mencapai Rp 97 juta.
Kasus ini langsung memuncaki tangga tren di media sosial setelah dibongkar oleh akun pengawas independen @unairjournal. Dana yang dikumpulkan dari keringat mahasiswa kurang mampu lintas empat angkatan aktif tersebut disinyalir dikelola secara gelap dan tidak transparan untuk kepentingan pribadi oknum bersangkutan.
Informasi yang dihimpun menyebut aliran dana segar ini didapatkan dari penarikan iuran sukarela setiap akhir semester. Proses penarikan ini biasanya diselipkan bersamaan dengan momen pengisian Surat Pertanggungjawaban (SPJ) akademik para penerima beasiswa. Karena tidak ada batasan minimal nominal, banyak mahasiswa yang menyisihkan uang saku mereka untuk kas organisasi.
Pihak tata usaha dan internal mahasiswa mencurigai adanya ketidakberesan lantaran pagu anggaran resmi dari Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) universitas untuk organisasi sejenis biasanya berada di bawah Rp 10 juta per tahun.
Baca Juga
Angka kerugian yang menyentuh Rp 97 juta memperkuat dugaan bahwa seluruh dana operasional dan sisa iuran kesejahteraan mahasiswa telah dikuras habis.
"Tindakan penggelapan dana hingga Rp 97 juta oleh oknum pengurus ini adalah bentuk pengkhianatan nyata terhadap amanah mahasiswa penerima KIP-K yang seharusnya dibantu, bukan malah dimanfaatkan," tulis pernyataan resmi akun @unairjournal dalam unggahan viralnya.
Tanggapan Resmi Pihak Universitas Airlangga
Merespons bola liar yang menggelinding di ruang publik, manajemen Universitas Airlangga bergerak cepat melakukan pemanggilan terhadap jajaran pengurus AUBMO melalui Direktorat Kemahasiswaan untuk melakukan penelusuran mendalam dan klarifikasi tertutup.
Ketua Pusat Humas dan Protokol (PHMP) Unair, Pulung Siswantara, mengonfirmasi berdasarkan pemeriksaan awal, terdapat pelanggaran fatal dalam tata kelola administrasi keuangan organisasi, salah satunya adalah penggunaan rekening bank pribadi oleh oknum pengurus untuk menampung dana kolektif.
"Berdasarkan hasil klarifikasi awal, ditemukan adanya permasalahan yang lebih mengarah pada aspek administrasi dan tata kelola keuangan organisasi, khususnya terkait penggunaan rekening pribadi dalam proses pengelolaan dana kegiatan," ungkap Pulung Siswantara.
Baca Juga
- MAHASISWI SURABAYA KORUPSI! Menteri Keuangan KIP-K Unair Diduga Embat Dana Iuran Rp 97 Juta,
- BEN KAPOK! Kejati Jatim BIDIK Tersangka Baru Korupsi Perizinan ESDM, Eks Pejabat Mulai Ketar-Ketir
Pulung menambahkan pihak kampus tidak akan tinggal diam dan mendesak adanya pengembalian kerugian negara atau hak mahasiswa tersebut. Pihak rektorat memastikan proses penyelesaian kewajiban finansial ini akan dikawal ketat secara bertahap melalui mekanisme internal, sembari melakukan perbaikan sistemik terhadap seluruh rekening organisasi kemahasiswaan di lingkungan Airlangga agar kasus serupa tidak terulang kembali.
Berdasarkan data pangkalan data pendidikan tinggi yang divalidasi, terduga pelaku Yuni Ilma Permatasari tercatat sebagai mahasiswi aktif angkatan 2023 pada Program Studi D4 Manajemen Perkantoran Digital, Fakultas Vokasi Unair. Rekam jejaknya di organisasi dinilai cukup strategis sebelum akhirnya tersandung kasus pengelolaan dana non-budgeter ini.