Viral Gempa M 7 Bakal Hantam Jatim! Fakta Sesar Kendeng Sebenarnya, BMKG: Itu Skenario Terburuk
Viral Gempa M 7 Bakal Hantam Jatim! Fakta Sesar Kendeng Sebenarnya
Finjatim - Jagat maya Jawa Timur dibuat gaduh oleh narasi menakutkan yang beredar luas di aplikasi media sosial Threads.
Sebuah unggahan dari akun @hsuliz2021 mengklaim bahwa Sesar Kendeng di wilayah Bojonegoro berpotensi memicu gempa darat dahsyat berkekuatan Magnitudo 7.
Sontak, informasi ini memicu kekhawatiran di tengah masyarakat, terutama bagi warga yang bermukim di sepanjang jalur patahan tersebut.
Namun, kepanikan massal itu langsung dipatahkan oleh pihak berwenang. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) turun tangan memberikan klarifikasi tegas.
Baca Juga
Masyarakat Jawa Timur diimbau untuk tetap tenang, tidak terprovokasi oleh angka-angka yang beredar, dan lebih fokus pada penguatan upaya mitigasi bencana.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Malang, Ricko Kardoso, S.Tr, meluruskan kesalahpahaman publik mengenai angka Magnitudo 7 yang disebut-sebut dalam narasi viral tersebut.
Ia menegaskan angka itu bukanlah ramalan kapan gempa akan terjadi, melainkan hasil pemodelan matematis dari para ahli geologi untuk skenario terburuk (worst-case scenario).
"Namun kita jangan menjadi panik dengan angka-angka tersebut, tapi marilah kita meningkatkan kapasitas kita dengan mengetahui langkah-langkah apa yang harus dilakukan sebelum, sesaat, dan setelah kejadian gempa bumi," tegas Ricko pada Jumat (19/6/2026).
Dia membenarkan secara ilmiah, potensi Magnitudo 7 merujuk pada data Pusat Studi Gempa Nasional (PuSGeN) tahun 2024.
Dalam kajian terbaru tersebut, Sesar Kendeng tidak berdiri sendiri, melainkan digabung dengan Sesar Baribisa dan Sesar Semarang dalam satu sistem yang disebut Java Back-arc Thrust.
Baca Juga
- SIAP-SIAP! Ini Jadwal Pengumuman SPMB Jatim Tahap II 2026, Catat Tanggal dan Link Resminya
- SPMB Jatim Tahap II 2026: Perang Terakhir Masuk SMA/SMK Negeri, Cek Jadwal & Syarat Penting Ini
"Sesar Kendeng dalam Pusat Studi Gempa Nasional (PuSGeN) 2024 digabung penamaannya dengan Sesar Baribisa dan Sesar Semarang menjadi Java Back-arc Thrust. Magnitudo tertarget dalam Pusgen 2024 yang dimungkinkan terjadi sebagai skenario terburuk dari tiap segmen sesar aktif di segmen tersebut bervariasi Magnitudo enam sampai tujuh," jelas Ricko.
Fakta Geologis Sesar Kendeng & Siklus Ratusan Tahun
Meskipun memiliki potensi magnitudo yang besar, Ricko mengingatkan sebuah fakta geologis yang sering dilupakan: potensi tidak sama dengan prediksi waktu.
Hingga detik ini, tidak ada satu pun teknologi tercanggih di dunia yang mampu memprediksi secara akurat kapan, di mana, dan berapa kekuatan gempa saat patahan belum benar-benar bergeser.
Kabar baiknya, karakteristik Sesar Kendeng bukanlah tipe patahan yang bersifat tiba-tiba atau impulsif. Secara geologis, sesar ini memiliki pergerakan yang sangat lambat, sehingga akumulasi energinya memakan waktu yang sangat panjang.