Minggu, 14 Juni 2026
--°C --
-- · --
Kampung Rek

BAHAYA LUR! Tanggul Lumpur Lapindo KRITIS: Jalur Kereta Api dan Jalan Nasional Terancam LUMPUH TOTAL

RH
Tim Redaksi
13/06/2026, 20:20 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi jatim.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
BAHAYA LUR! Tanggul Lumpur Lapindo KRITIS: Jalur Kereta Api dan Jalan Nasional Terancam LUMPUH TOTAL

Tanggul Lumpur Lapindo KRITIS: Jalur Kereta Api dan Jalan Nasional Terancam LUMPUH TOTAL

"Yang perlu diwaspadai adalah saat memasuki musim hujan atau ketika terjadi cuaca ekstrem. Jika volume air meningkat tajam dan terjadi luapan, maka risiko yang mengancam kekuatan tanggul tentu akan bertambah besar," pungkas Sabino Mariano.

Untuk mengantisipasi skenario terburuk, DPRD Sidoarjo mendorong pembentukan komando koordinasi cepat yang melibatkan kerja sama lintas sektor antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, dengan pembagian tugas sebagai berikut:

  • PPLS (Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo): Bertanggung jawab penuh atas pendanaan, penanganan teknis fisik, serta pekerjaan peninggian dan penebalan struktur tanggul yang berada dalam kondisi kritis.
  • BPBD Sidoarjo: Memimpin kluster keselamatan warga, melakukan pemetaan zona evakuasi, serta menjaga kesiapan logistik dan penanganan bencana.
  • Dinas Pekerjaan Umum (PU): Mengawasi kestabilan dan kelancaran jalur drainase sekunder yang berada di sekitar tanggul penampungan.
  • Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim): Melakukan pendataan berkala terhadap kondisi struktur rumah warga yang berada dalam jangkauan risiko luapan lumpur.

Langkah Penyelamatan Struktur Tanggul

Advertisement

1. Pengaliran Lumpur ke Sungai Porong: Fase Pengurangan Beban

Memaksimalkan kinerja mesin pompa apung untuk menguras volume air dan lumpur cair di kolam penampungan guna menurunkan tekanan yang diterima dinding tanggul.

2. Penebalan dan Penguatan Kaki Tanggul: Fase Penguatan Dasar

Melakukan penimbunan material pasir dan batu pada bagian bawah atau kaki tanggul untuk memperkuat pondasi agar tahan terhadap pergeseran akibat penurunan tanah.

3. Peninggian Struktur Dinding Kritis: Fase Penguatan Bagian Atas

Menaikkan ketinggian tanggul pada titik-titik rawan di Siring dan Gempolsari guna mencegah risiko air meluap dan melewati batas tanggul.

Baca Juga

4. Integrasi Peringatan Dini Digital: Fase Proteksi Teknologi

Memasang perangkat sensor pendeteksi pergeseran tanah berbasis digital untuk mengirimkan data pemantauan secara berkala dan otomatis ke pusat kendali darurat.

Bagikan Artikel
Rizal Husen
Rizal Husen
Penulis
FIN Biro Jawa Timur