AREK KEDIRI GUNCANG DUNIA! Melesat ke Peringkat 2, Srondeng RAJAI Lead World Climbing Series 2026
AREK KEDIRI GUNCANG DUNIA! Melesat ke Peringkat 2, Srondeng RAJAI Lead World Climbing Series 2026
Finjatim - Peta kekuatan olahraga panjat tebing tingkat internasional kini mengalami pergeseran. Indonesia terbukti tidak hanya menjadi kekuatan yang ditakuti dalam disiplin kecepatan atau speed, melainkan kini mulai mendominasi nomor lead di ajang World Climbing Series 2026.
Lompatan prestasi luar biasa ini ditunjukkan oleh atlet andalan Indonesia asal Kediri, Jawa Timur. Yaitu Putra Tri Ramadani yang akrab disapa Srondeng.
Pasca keberhasilannya mengumandangkan lagu Indonesia Raya dan menyabet medali emas di Praha, Republik Ceko, Srondeng kini resmi bertengger di peringkat ke-2 dunia dalam klasemen sementara World Climbing Series 2026 untuk kategori lead.
Berdasarkan data statistik resmi yang dirilis oleh Federasi Panjat Tebing Internasional (IFSC), Srondeng sukses mengamankan posisi runner-up dunia sementara setelah mengumpulkan total 1.380 poin.
Baca Juga
Pundi-pundi poin krusial tersebut diraihnya lewat penampilan penuh perjuangan dalam dua rangkaian seri kejuaraan dunia yang berlangsung sangat ketat, baik di kawasan Asia maupun Eropa.
Pada seri pembuka yang digelar di Wujiang, Tiongkok (8–10 Mei), Srondeng harus puas menyudahi kompetisi di urutan kesembilan.
Namun, ia tampil luar biasa dan mendominasi pada seri kedua di Praha, Ceko (3–7 Juni) dengan menyapu bersih posisi puncak dan berhak atas medali emas.
Di papan klasemen, Srondeng kini berada di antara dua pemanjat tangguh asal Jepang. Yaitu Neo Suzuki yang bercokol di posisi teratas dengan 1.805 poin, dan Sorato Anraku yang berada di urutan ketiga dengan raihan 1.155 poin.
"Kami (Federasi Panjat Tebing Indonesia) juga memiliki atlet nomor lead yang siap mewarnai podium World Climbing Series. Pencapaian ini menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia tidak hanya unggul di disiplin speed, namun juga memiliki kekuatan di nomor lead," tegas Manajer Timnas Panjat Tebing Indonesia, Wahyu Pristiawan Buntoro.
Route Setter Jadi Kunci Sukses Instan
Baca Juga
- BEJAT POL! Pengurus Perbakin Surabaya Diduga Cabuli Atlet di Bawah Umur Dalam Mobil, Polisi Turun Tangan
- EDAN LUR! Komunitas Facebook 'Gay Gresik' Beranggotakan 5 Ribu Orang, Mosok Kota Santri Kebobolan?
Melejitnya prestasi Srondeng di kancah persaingan Eropa tidak lepas dari kesiapan matang yang dibangun saat pemusatan latihan nasional (Pelatnas).
Tim pelatih menyebutkan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kerja sama tim yang sangat rapi dan terstruktur.
"Apa yang dicapai Srondeng adalah hasil kerja keras seluruh tim, terutama peran penting dari para route setter atau pembuat jalur. Kami berharap pencapaian ini bisa menjadi cambuk semangat bagi atlet-atlet pelatnas lainnya agar berlatih lebih giat lagi," tambah Amri, selaku Pelatih Timnas Panjat Tebing Disiplin Lead Indonesia.
Jalan Srondeng untuk menaklukkan posisi puncak dunia masih terbuka sangat lebar. Kalender kompetisi IFSC World Climbing Series 2026 masih menyisakan empat seri tantangan berat yang wajib dilalui sepanjang tahun ini, di antaranya:
- Seri Innsbruck, Austria: 17–21 Juni 2026
- Seri Chamonix, Prancis: 10–12 Juli 2026
- Seri Koper, Slovenia: 4–5 September 2026
- Seri Santiago, Chili: 23–25 Oktober 2026