Viral Gedung DPRD Kota Batu Rp70 Miliar, Netizen Ramai-Ramai Protes Kemewahan: Rakyat Kebagian Apa?
Viral Gedung DPRD Kota Batu Rp70 Miliar, Netizen Ramai-Ramai Protes Kemewahan
Meski proyek fisik dibatalkan, publik dibuat terkejut setelah muncul informasi bahwa Pemerintah Kota Batu ternyata telah mengalokasikan dana untuk penyusunan Detail Engineering Design (DED).
Nilai anggaran DED tersebut disebut mencapai sekitar Rp462 juta pada tahun 2024. Fakta ini langsung memancing pertanyaan publik mengenai efektivitas penggunaan anggaran daerah.
Banyak masyarakat menilai uang ratusan juta tersebut seharusnya bisa digunakan untuk kebutuhan yang lebih prioritas bagi warga Kota Batu.
Ramainya kritik di media sosial memperlihatkan tingginya perhatian masyarakat terhadap penggunaan anggaran daerah.
Baca Juga
Warganet menilai masih banyak kebutuhan mendesak yang memerlukan perhatian pemerintah, mulai dari infrastruktur jalan, fasilitas kesehatan, hingga pelayanan publik lainnya.
Sebagian masyarakat juga menyoroti kondisi sejumlah fasilitas umum di Kota Batu yang dianggap masih perlu perbaikan.
Karena itu, rencana pembangunan gedung DPRD dengan desain mewah dianggap kurang tepat di tengah kebutuhan masyarakat yang lebih mendesak.
Desain Mewah Jadi Sorotan Utama
Salah satu alasan utama desain gedung DPRD Kota Batu menjadi viral adalah tampilan arsitekturnya yang dinilai sangat megah.
Bangunan tersebut terlihat memiliki fasad modern dengan dominasi elemen kaca, pencahayaan artistik, dan desain futuristik.
Baca Juga
- Suhu Malang Raya Tembus 17 Derajat, Ini Penyebabnya Menurut BMKG
- Gunung Semeru Erupsi Beruntun 7 Kali, Lumajang – Malang Siaga
Banyak netizen membandingkan tampilannya dengan hotel mewah atau pusat pemerintahan metropolitan.
Hal itu memicu perdebatan publik mengenai batas kewajaran pembangunan fasilitas pemerintahan menggunakan uang daerah.
Hingga kini belum banyak penjelasan resmi terkait detail pembatalan proyek maupun tindak lanjut anggaran DED yang sudah dikeluarkan.
Publik pun menunggu keterbukaan informasi dari Pemkot Batu agar polemik ini tidak menimbulkan spekulasi berkepanjangan.
Sebagian masyarakat berharap pemerintah lebih fokus pada program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga dibanding pembangunan gedung mewah.