Minggu, 07 Juni 2026
--°C --
-- · --
Arek Jatim

Siasat Licik Maling Duit Rakyat! Dokumen Bank Jatim Kalisat Sengaja Dihancurkan untuk Hilangkan Bukti? Eks Anggota DPRD Diduga Terlibat

RH
Tim Redaksi
15/05/2026, 22:09 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi jatim.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Siasat Licik Maling Duit Rakyat! Dokumen Bank Jatim Kalisat Sengaja Dihancurkan untuk Hilangkan Bukti? Eks Anggota DPRD Diduga Terlibat

Dokumen Bank Jatim Kalisat Sengaja Dihancurkan untuk Hilangkan Bukti? Eks Anggota DPRD Diduga Terlibat

Dalam insiden kebakaran tahun lalu, seorang petugas keamanan bernama M. Zainul Lutfi (27) mengalami luka bakar cukup serius saat berupaya memadamkan api.

Korban sempat menjalani perawatan intensif di RSD Kalisat. Peristiwa tersebut kini kembali menjadi sorotan karena dianggap berkaitan erat dengan dugaan penghilangan dokumen penting bank.

Kejari Jember Naikkan Status Kasus ke Penyidikan

Kepala Kejaksaan Negeri Jember, Yadyn Palebangan, menegaskan peningkatan status perkara dilakukan setelah tim penyidik melakukan serangkaian pemeriksaan dan ekspose internal.

Advertisement

Penyidikan tersebut berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: Print-602/M.5.12/Fd.2/04/2026 tertanggal 29 April 2026.

“Setelah dilakukan pendalaman dan gelar perkara, ditemukan adanya unsur pidana sehingga perkara resmi kami tingkatkan ke tahap penyidikan,” papar Yadyn.

Penyidik kini fokus menelusuri dugaan penyimpangan tata kelola keuangan dan penyaluran kredit selama periode 2023 hingga 2025 di lingkungan Bank Jatim Capem Kalisat.

Kerugian Negara Ditaksir Rp3 Miliar & Bisa Bertambah

Dari hasil audit awal internal Bank Jatim Cabang Jember, potensi kerugian negara sementara diperkirakan mencapai Rp3 miliar.

Namun angka tersebut belum final karena Kejari Jember masih menggandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Timur untuk menghitung nilai kerugian negara secara resmi.

Baca Juga

Menurut Yadyn, nominal kerugian masih sangat mungkin bertambah seiring bertambahnya alat bukti dan hasil pemeriksaan saksi.

“Nilai kerugian saat ini masih sementara. Kami masih mendalami dokumen, alur transaksi, dan keterangan para saksi,” tegasnya.

Bagikan Artikel
Rizal Husen
Rizal Husen
Penulis
Penulis jatim.fin.co.id