Minggu, 14 Juni 2026
--°C --
-- · --
Arek Jatim

GEGER SUROBOYO! Perbakin Surabaya Pecat Oknum Pengurus dan Bekukan Les Privat Menembak LASAPA

RH
Tim Redaksi
13/06/2026, 21:07 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi jatim.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
GEGER SUROBOYO! Perbakin Surabaya Pecat Oknum Pengurus dan Bekukan Les Privat Menembak LASAPA

Perbakin Surabaya Pecat Oknum Pengurus dan Bekukan Les Privat Menembak LASAPA

Finjatim - Pengurus Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) Surabaya secara resmi memberhentikan oknum pengurus berinisial JL yang terjerat dalam kasus dugaan pelecehan seksual terhadap DS (15 tahun), seorang atlet menembak perempuan yang masih di bawah umur.

Tidak hanya dikeluarkan dari jajaran kepengurusan organisasi, seluruh aktivitas usaha les privat menembak milik JL yang bernama LASAPA juga resmi dibekukan sepenuhnya dan dilarang beroperasi di lingkungan fasilitas Perbakin Jawa Timur terhitung mulai Sabtu (13/6/2026).

Perbakin Surabaya menegaskan bahwa secara status kelembagaan, JL bukanlah pelatih resmi yang memiliki akreditasi maupun sertifikasi dari lembaga olahraga tingkat nasional.

"JL tidak memiliki sertifikasi resmi sebagai pelatih yang dikeluarkan oleh KONI maupun Perbakin. Ia hanya berstatus sebagai pelatih perorangan yang kebetulan menyewa tempat latihan di lingkungan Perbakin Jatim. Saat ini kami telah membekukan seluruh kegiatan yang berhubungan dengan LASAPA untuk sementara waktu," tegas Ketua Harian Perbakin Surabaya, Hadi Susilo, di Surabaya.

Advertisement

Dampak psikologis yang dialami oleh korban DS dikategorikan sangat besar dan memprihatinkan. Setelah dua tahun secara konsisten ditempa dan dibina menjadi atlet berbakat di cabang olahraga menembak, remaja putri tersebut dilaporkan mengalami trauma emosional yang sangat mendalam.

Pihak keluarga menceritakan bahwa saat ini DS menolak sepenuhnya untuk kembali menekuni dunia olahraga menembak, akibat peristiwa buruk yang ia alami selama proses latihan berlangsung.

Merespons kondisi darurat tersebut, jajaran pengurus Perbakin Surabaya langsung melakukan koordinasi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Surabaya guna memberikan jaminan penuh terhadap proses pemulihan korban.

Pihak KONI telah menyiapkan tim psikolog klinis khusus untuk mendampingi korban, agar ia dapat perlahan-lahan terlepas dari bayang-bayang trauma masa lalu yang menyakitkan.

Manajemen olahraga menembak ini juga telah menyampaikan imbauan tegas kepada seluruh orang tua atau wali atlet di Jawa Timur, agar lebih ketat dan senantiasa melakukan pengawasan langsung saat anak-anak mereka sedang mengikuti sesi latihan maupun kejuaraan resmi.

Ada Sosok Ayah yang Hilang pada Diri Korban

Baca Juga

Di sisi lain, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan, Pemberdayaan Masyarakat, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Surabaya turut mengungkap akar masalah berupa kedekatan emosional yang dimanfaatkan oleh pelaku untuk mendekati korban.

Berdasarkan hasil penggalian keterangan secara mendalam dari korban, terungkap adanya celah psikologis berupa ketiadaan figur pelindung atau sosok ayah di dalam lingkungan rumah tangga korban.

Kepala DP3APPKB Surabaya, Ida Widayati, menjelaskan bahwa ayah kandung korban terlalu sibuk bekerja di luar rumah. Akibatnya, komunikasi dan keakraban antaranggota keluarga menjadi sangat renggang dan jarang terjalin.

Advertisement

Kondisi yang rentan inilah yang kemudian dimanfaatkan dengan licik oleh JL, dengan cara memberikan perhatian berlebih hingga korban menaruh rasa percaya penuh kepadanya tanpa sedikit pun merasa curiga.

"Oleh karena itu, kami menyampaikan kepada orang tua bahwa menurut penilaian kami, ada sosok yang hilang dari diri korban ini. Karena ayahnya sibuk bekerja, maka memang hubungan dengan anak tidak terlalu dekat. Kami juga mengedukasi anak ini bahwa apa yang terjadi itu keliru, serta mengedukasi orang tuanya agar lebih banyak menjalin komunikasi dengan anak. Peran seorang ayah itu sangatlah penting," jelas Ida Widayati.

Bagikan Artikel
Rizal Husen
Rizal Husen
Penulis
FIN Biro Jawa Timur