Kampung Rek . 13/06/2026, 20:20 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Rizal Husen
"Yang perlu diwaspadai adalah saat memasuki musim hujan atau ketika terjadi cuaca ekstrem. Jika volume air meningkat tajam dan terjadi luapan, maka risiko yang mengancam kekuatan tanggul tentu akan bertambah besar," pungkas Sabino Mariano.
Untuk mengantisipasi skenario terburuk, DPRD Sidoarjo mendorong pembentukan komando koordinasi cepat yang melibatkan kerja sama lintas sektor antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, dengan pembagian tugas sebagai berikut:
1. Pengaliran Lumpur ke Sungai Porong: Fase Pengurangan Beban
Memaksimalkan kinerja mesin pompa apung untuk menguras volume air dan lumpur cair di kolam penampungan guna menurunkan tekanan yang diterima dinding tanggul.
2. Penebalan dan Penguatan Kaki Tanggul: Fase Penguatan Dasar
Melakukan penimbunan material pasir dan batu pada bagian bawah atau kaki tanggul untuk memperkuat pondasi agar tahan terhadap pergeseran akibat penurunan tanah.
3. Peninggian Struktur Dinding Kritis: Fase Penguatan Bagian Atas
Menaikkan ketinggian tanggul pada titik-titik rawan di Siring dan Gempolsari guna mencegah risiko air meluap dan melewati batas tanggul.
4. Integrasi Peringatan Dini Digital: Fase Proteksi Teknologi
Memasang perangkat sensor pendeteksi pergeseran tanah berbasis digital untuk mengirimkan data pemantauan secara berkala dan otomatis ke pusat kendali darurat.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media