Kamis, 11 Juni 2026
--°C --
-- · --
Kampung Rek

Pabrik Emas Impor Ilegal PT SJU di Sidoarjo DISEGEL Bareskrim, 2 Bosnya Tersangka, Bisnis Toko Emas Semar Terseret

RH
Tim Redaksi
11/06/2026, 18:45 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi jatim.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Pabrik Emas Impor Ilegal PT SJU di Sidoarjo DISEGEL Bareskrim, 2 Bosnya Tersangka, Bisnis Toko Emas Semar Terseret

Pabrik Emas Impor Ilegal PT SJU di Sidoarjo DISEGEL Bareskrim, 2 Bosnya Tersangka, Bisnis Toko Emas Semar Terseret

Akibat perbuatan yang dilakukan secara terus-menerus ini, para tersangka dijerat dengan gabungan pasal hukum, yaitu Pasal 161 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, Pasal 607 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, serta Pasal 6 dan Pasal 10 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang, dengan ancaman hukuman penjara dalam jangka waktu yang sangat lama.

Gandeng PPATK Buru Sisa Aset & Blokir Aliran Dana

Guna memutus seluruh jaringan kejahatan tambang ini hingga ke akar-akarnya, Bareskrim Polri menegaskan tindakan hukum tidak akan berhenti hanya pada penyitaan pabrik di Sidoarjo saja.

Polisi telah bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk melacak, mengisolasi, dan memblokir seluruh sisa kekayaan para pelaku yang diduga disembunyikan dalam bentuk instrumen investasi lain.

Advertisement

Menurut keterangan pihak kepolisian, penegakan hukum ini dilakukan untuk menyelamatkan aset kekayaan negara dari kebocoran devisa yang sangat besar akibat eksploitasi sumber daya alam secara ilegal.

Penyidik memastikan akan terus memburu seluruh pihak yang terlibat dalam rantai kejahatan ini. Mulai dari koordinator penambang liar di wilayah hulu, pengantar barang, pemilik toko emas yang berperan sebagai penampung, hingga perusahaan yang membantu menyamarkan asal-usul kekayaan hasil kejahatan tersebut.

Bagikan Artikel
Rizal Husen
Rizal Husen
Penulis
FIN Biro Jawa Timur