Jumat, 05 Juni 2026
--°C --
-- · --
Arek Jatim

Kapolda Jatim Lantik 971 Polisi Bintara Remaja Berstandar Khusus Brimob

RH
Tim Redaksi
05/06/2026, 10:24 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi jatim.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Kapolda Jatim Lantik 971 Polisi Bintara Remaja Berstandar Khusus Brimob

971 Polisi Bintara Remaja Dilantik Kapolda Jatim, Siap Sikat Kejahatan Anyar

Finjatim - Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto, resmi melantik 971 bintara remaja lulusan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Gelombang I Tahun Anggaran 2026. Langkah ini diambil guna memperkuat jajaran pengamanan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di berbagai kepolisian resor di bawah naungan Polda Jatim.

Upacara penutupan pendidikan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat ini digelar di Lapangan Tribrata Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jatim, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, pada Kamis, 4 Juni 2026.

Sebanyak 971 personel muda yang telah ditempa secara fisik dan mental selama lima bulan penuh tersebut kini resmi menyandang pangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda). Keunggulan lainnya, seluruh lulusan kali ini juga dibekali dengan kualifikasi khusus kemampuan taktis sebagaimana standar Korps Brigade Mobil (Brimob).

“Sebagai abdi utama nusa dan bangsa, tugas mulia ini harus dijalankan dengan tulus dan ikhlas, tanpa pernah mengecewakan kepercayaan masyarakat maupun organisasi Polri,” tegas Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto.

Advertisement

Polisi Baru Wajib Paham Pola Kejahatan Siber dan Global

Pimpinan tertinggi Korps Bhayangkara Jawa Timur tersebut mengingatkan bahwa upacara pelantikan ini bukanlah akhir, melainkan gerbang awal dari perjalanan panjang pengabdian yang penuh tantangan.

Sebagai bintara remaja, mereka akan memikul peran krusial sebagai tulang punggung pelaksana tugas kepolisian yang berhadapan dan bersentuhan langsung dengan aktivitas warga sehari-hari.

Irjen Nanang mewajibkan para Bripda baru ini untuk selalu peka dan mampu beradaptasi terhadap perubahan situasi global yang sedang terjadi. Polisi masa kini dituntut untuk tidak tertinggal dalam penguasaan teknologi guna menghadapi era transformasi digital, perubahan kondisi sosial, hingga dampak konflik antarnegara yang berpotensi memicu gangguan keamanan di dalam negeri.

Selain itu, perubahan struktur penduduk masyarakat saat ini turut memicu lahirnya berbagai jenis kejahatan baru, seperti kejahatan siber, kejahatan lintas negara, hingga potensi konflik antarkelompok. Para personel muda ini diingatkan untuk tetap memegang teguh komitmen nilai moral Tribrata dan Catur Prasetya sebagai landasan utama dalam menegakkan hukum secara manusiawi namun tetap tegas dan berwibawa.

Kurikulum Super Ketat SPN Mojokerto

Baca Juga

Di tempat yang sama, Kepala SPN Polda Jatim, Kombes Pol Agung Setyo Nugroho, menjelaskan bahwa lembaga pendidikan yang dipimpinnya telah berupaya maksimal menerapkan kurikulum terbaik.

Pihaknya tidak hanya berfokus mencetak personel yang tangkas secara teknis lapangan dan mahir menggunakan senjata, tetapi juga menanamkan karakter kepolisian yang beretika tinggi.

Mengingat kerumitan dan dinamika konflik sosial di wilayah Jawa Timur yang sangat tinggi, kemampuan fisik saja tidak akan cukup jika tidak dibarengi dengan kematangan kecerdasan emosional dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.

Advertisement

“Para bintara remaja ini diharapkan segera beradaptasi dan siap diterjunkan untuk memperkuat barisan pengamanan serta pelayanan kepolisian di berbagai wilayah penugasan,” tambah Kombes Pol Agung Setyo Nugroho.

Bagikan Artikel
Rizal Husen
Rizal Husen
Penulis
FIN Biro Jawa Timur