Kamis, 04 Juni 2026
--°C --
-- · --
Kampung Rek

Kabar Duka Tanah Suci: Nenek 89 Tahun Asal Situbondo Tutup Usia di Makkah

RH
Tim Redaksi
03/06/2026, 08:49 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi jatim.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Kabar Duka Tanah Suci: Nenek 89 Tahun Asal Situbondo Tutup Usia di Makkah

Kabar Duka Tanah Suci, Nenek 89 Tahun Asal Situbondo Tutup Usia di Makkah

Finjatim - Duka menyelimuti rombongan jemaah haji Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Seorang jemaah haji lanjut usia berusia 89 tahun bernama Nenek Almi Masuya, warga Desa Asembagus, Kecamatan Asembagus, Situbondo, meninggal dunia di Kota Suci Makkah, Arab Saudi, setelah menderita sakit pada Selasa, 1 Juni 2026.

Wafatnya Nenek Almi Masuya menambah daftar jemaah haji asal Situbondo yang meninggal di Tanah Suci pada musim haji tahun 2026 ini menjadi dua orang. Kehilangan dua anggota rombongan tersebut secara otomatis mengurangi jumlah total jemaah haji asal Situbondo, yang awalnya berangkat sebanyak 997 orang, kini tersisa 995 orang yang masih melanjutkan ibadah.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Situbondo, Rif'an Junaidi, secara resmi membenarkan kabar duka yang menimpa salah satu jemaah lanjut usia dalam bimbingannya tersebut. Seluruh prosesi pemulasaran jenazah hingga pemakaman telah diselesaikan dengan baik oleh petugas di Arab Saudi.

"Nenek Almi Masuya meninggal pada Selasa, 1 Juni 2026, sekitar pukul 17.00 Waktu Arab Saudi. Setelah dishalatkan di Masjidil Haram, jenazah almarhumah langsung dimakamkan oleh petugas haji Arab Saudi," ungkap Rif'an Junaidi.

Advertisement

Meskipun diselimuti suasana duka, kelompok terbang (kloter) asal Situbondo tetap harus melanjutkan sisa rukun ibadah yang belum diselesaikan. Saat ini, mayoritas jemaah haji Situbondo yang berada di Makkah sedang fokus menyelesaikan prosesi Tawaf Ifadah dengan mengitari Ka'bah di Masjidil Haram, yang kemudian langsung dilanjutkan dengan ibadah Sa'i di antara Bukit Shofa dan Marwah.

Jadwal Pergeseran ke Madinah dan Agenda Kepulangan ke Tanah Air

Pihak Kemenag Situbondo terus memantau kondisi kesehatan jemaah yang tersisa agar tetap dalam keadaan prima menjelang perpindahan ke kota ibadah lainnya. Pengaturan waktu menjadi hal yang sangat krusial mengingat jadwal perpindahan antar-kota di Arab Saudi sudah ditentukan dengan sangat ketat oleh otoritas setempat.

Menurut penjelasan Rif'an Junaidi, seluruh rangkaian rukun haji bagi para jemaah ditargetkan harus selesai sepenuhnya sebelum tanggal 16 Juni 2026. Batas waktu ini ditetapkan karena rombongan jemaah haji asal Situbondo dijadwalkan segera berangkat meninggalkan Makkah menuju Kota Madinah Al-Munawwarah.

"Rangkaian rukun haji ditargetkan selesai sebelum tanggal 16 Juni karena jemaah harus pindah ke Madinah. Rombongan jemaah haji Situbondo dijadwalkan tiba kembali di tanah air pada 24 Juni 2026," pungkas Rif'an.

Bagikan Artikel
Rizal Husen
Rizal Husen
Penulis
FIN Biro Jawa Timur