Kamis, 04 Juni 2026
--°C --
-- · --
Kampung Rek

Jalur Ekstrem Letter S Wonokitri Bromo Kembali Memakan Korban Jiwa

RH
Tim Redaksi
29/05/2026, 14:54 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi jatim.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Jalur Ekstrem Letter S Wonokitri Bromo Kembali Memakan Korban Jiwa

Jalur Ekstrem Letter S Wonokitri Bromo Kembali Memakan Korban Jiwa

Finjatim - Sebuah insiden kecelakaan tunggal yang melibatkan kendaraan jip wisata oranye bernomor polisi BG 1478 EF terjadi di jalur ekstrem Letter S, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, pada Jumat (29/5/2026) pagi.

Kecelakaan fatal ini mengakibatkan dua orang dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian. Kedua korban tewas teridentifikasi sebagai pengemudi jip serta seorang pelancong domestik yang berasal dari Semarang, Jawa Tengah.

Jip sewaan yang diketahui berangkat dari agen wisata wilayah Tumpang, Kabupaten Malang tersebut kehilangan kendali saat melintasi turunan curam menuju arah Lautan Pasir Bromo hingga akhirnya menghantam dinding tebing dengan kekuatan yang sangat keras.

"Lokasi kecelakaan jalur Letter S, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Lokasi yang sama dengan kecelakaan yang dialami wisatawan Korea tempo hari. Akibat kecelakaan ini, sopir jip dan satu wisatawan (asal Semarang) meninggal," konfirmasi Ketua Paguyuban Hardtop Bromo wilayah Pasuruan, Widian Dharma Singgih, Jumat (29/5/2026).

Advertisement

Lokasi Kejadian Titik Blackspot Rawan Kecelakaan

Kawasan Letter S Desa Wonokitri memang dikenal oleh para pelaku jasa kelola wisata setempat sebagai salah satu titik paling rawan (blackspot) di sepanjang jalur pintu masuk Pasuruan.

Kontur jalanan yang didominasi oleh tikungan tajam berliku berpadu dengan turunan curam menuntut konsentrasi penuh serta kondisi rem kendaraan yang benar-benar prima.

Peristiwa mengerikan pagi ini menjadi sorotan tajam lantaran lokasi benturan jip oranye tersebut sama persis dengan titik jatuhnya jip yang membawa wisatawan asing asal Korea Selatan beberapa waktu lalu.

Kondisi armada jip pasca-kecelakaan dilaporkan mengalami kerusakan struktur yang sangat parah pada bagian depan akibat benturan keras, dan kini telah dipasang garis polisi guna sterilisasi area.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwajib masih belum merilis rincian kronologi lengkap maupun identitas resmi dari kedua korban yang merenggang nyawa.

Tim Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Pasuruan langsung diterjunkan ke lokasi kejadian guna melakukan proses evakuasi bangkai kendaraan serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi mata di sekitar area Tosari.

Penyelidikan mendalam tengah dilakukan untuk memastikan apakah kecelakaan maut ini murni disebabkan oleh kendala teknis mechanical failure seperti rem blong, atau adanya faktor kelalaian manusia (human error) saat berkendara di tengah kondisi kabut pagi Bromo yang pekat.

"Anggota masih melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara). Belum ada keterangan resmi terkait kronologi dan identitas korban karena polisi masih melakukan penyelidikan," pungkas Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno.

Advertisement
Bagikan Artikel
Rizal Husen
Rizal Husen
Penulis
FIN Biro Jawa Timur