Jatim Mbois . 27/05/2026, 19:54 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Rizal Husen
Finjatim - Hewan kurban milik Presiden RI Prabowo Subianto berupa seekor sapi monster jenis Limousine seberat 1,2 ton bikin heboh. Sapi berukuran jumbo yang diberi nama "Mas Bambang" ini diserahkan secara khusus kepada pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Al Fatimah Bojonegoro untuk disembelih pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 H.
Kehadiran Mas Bambang merupakan bagian dari megaproyek sosial keagamaan yang diusung Istana Negara tahun ini.
Presiden Prabowo diketahui menyebar total 1.098 ekor sapi kurban pilihan ke berbagai pelosok negeri sebagai bentuk kepedulian nyata dari kepala negara kepada masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan pesantren.
"Kami hadir untuk memastikan bantuan Presiden ini sampai ke penerima, bukan sekadar mengirim," tegas staf Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Agung Rulianto.
Pihak Ponpes Modern Al Fatimah memastikan bahwa pengelolaan, penyembelihan, hingga distribusi daging kurban akan dikawal secara profesional dan transparan agar bisa dirasakan oleh warga yang benar-benar membutuhkan.
Menariknya, berkah Idul Adha bagi masyarakat Bojonegoro di sekitar lingkungan pesantren dipastikan berlipat ganda.
Selain menerima "Mas Bambang" dari Presiden Prabowo, Ponpes Al Fatimah pada saat yang bersamaan juga menerima sumbangan satu ekor sapi kurban berukuran jumbo dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
"Terima kasih Bapak Presiden atas kepercayaan kepada Pondok Al Fatimah. Alhamdulillah kami mendapat bantuan satu ekor sapi dari Bapak Presiden Prabowo, kami sangat mengapresiasi banpres ini, insyaallah amanah ini kami laksanakan," ujar Pimpinan Ponpes Modern Al Fatimah, Tamam Syaifudin, dengan penuh rasa syukur.
Sebelum prosesi penyembelihan dua sapi raksasa tersebut dilaksanakan, manajemen Ponpes Modern Al Fatimah terlebih dahulu akan memusatkan kegiatan ibadah komunal di area dalam pesantren.
Ribuan santri beserta masyarakat sekitar dijadwalkan bakal memadati Masjid Kanzul 'Arsy untuk melaksanakan ibadah Salat Idul Adha berjamaah.
Berdasarkan jadwal panitia hari besar Islam setempat, jalannya ibadah sakral ini akan dipimpin oleh Imam Abdullah Safiq.
Sementara itu, mimbar khotbah akan diisi oleh Khotib Musyafak yang siap mengusung tema penting bertajuk 'Kepribadian Haji dan Mudhahhi' guna memupuk jiwa keikhlasan dan kepedulian sosial santri.
Dalam pandangan teologis yang disampaikan oleh internal pesantren, perayaan Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban memuat esensi spiritual yang sangat mendalam bagi umat muslim.
Tamam Syaifudin menambahkan ibadah kurban memiliki keterikatan batin yang sangat erat dengan pelaksanaan ibadah haji di tanah suci Makkah.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media