Kamis, 04 Juni 2026
--°C --
-- · --
Kampung Rek

JANGAN NEKAT! Gunung Bromo Ditutup Total Mulai 30 Mei 2026

RH
Tim Redaksi
25/05/2026, 21:35 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi jatim.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
JANGAN NEKAT! Gunung Bromo Ditutup Total Mulai 30 Mei 2026

Gunung Bromo Ditutup Total Mulai 30 Mei 2026

Finjatim - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) secara resmi mengumumkan penutupan total seluruh aktivitas pariwisata di kawasan Gunung Bromo dan sekitarnya.

Kebijakan sterilisasi ini diambil sebagai wujud penghormatan demi menjaga kekhidmatan, kesakralan, dan kelancaran ritual keagamaan Yadnya Kasada Tahun 2026.

Akses masuk menuju Kaldera Bromo akan ditutup rapat bagi wisatawan domestik maupun mancanegara selama empat hari berturut-turut.

Pengawasan ketat bakal diberlakukan di seluruh pintu masuk demi memastikan tidak ada pelancong yang menyusup ke area taman nasional selama prosesi adat masyarakat Suku Tengger berlangsung.

Advertisement

"Kawasan Gunung Bromo dan sekitarnya ditutup untuk aktivitas wisata sejak hari Sabtu, 30 Mei 2026 pukul 00.00 WIB sampai dengan hari Selasa, 2 Juni 2026 pukul 23.59 WIB," tegas Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, pada Senin (25/5/2026).

Khusus Warga Beridentitas Suku Tengger Selama Ritual

Pihak otoritas TNBTS telah merancang regulasi dan skema penyaringan yang sangat ketat di pos-pos penjagaan.

Sepanjang periode penutupan, yakni mulai tanggal 30 Mei hingga 1 Juni 2026, kawasan lautan pasir dan Kawah Bromo hanya akan dibuka bagi masyarakat lokal yang hendak beribadah.

Warga yang diperbolehkan masuk wajib membawa dan menunjukkan kartu identitas resmi yang sesuai dengan ketentuan adat setempat.

Langkah preventif ini diterapkan guna meminimalisasi kepadatan massa dan menjaga fokus para dukun pandita serta umat Hindu Tengger dalam melarung sesaji ke dalam kawah.

Pembersihan Massal Sisa Sesaji pada 2 Juni

Tidak hanya fokus pada ritual keagamaan, manajemen TNBTS juga menaruh perhatian besar pada keberlanjutan dan kelestarian lingkungan pascaacara.

Karena itu, satu hari penuh sebelum gerbang wisata dibuka kembali akan dialokasikan khusus untuk pemulihan ekosistem.

Advertisement

Pada tanggal 2 Juni 2026, wilayah Kaldera Bromo tetap tertutup bagi pelancong umum. Hari tersebut akan dimanfaatkan oleh petugas taman nasional, relawan, dan masyarakat adat untuk melakukan aksi bersih-bersih massal.

Seluruh sampah domestik dan sisa-sisa material upacara akan diangkut agar kondisi alam Bromo kembali bersih dan asri seperti sediakala.

Bagikan Artikel
Rizal Husen
Rizal Husen
Penulis
FIN Biro Jawa Timur