Kampung Rek . 18/05/2026, 21:59 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Rizal Husen
Finjatim - Kabar duka menyelimuti pelaksanaan ibadah haji 1447 H / 2026 M. Memasuki hari ke-27 operasional pemberangkatan, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya melaporkan sebanyak 10 jemaah haji asal Jawa Timur dinyatakan meninggal dunia.
Dari total manifest tersebut, 9 jemaah mengembuskan napas terakhir setelah tiba di Arab Saudi, sementara 1 jemaah lainnya wafat saat masih berada di tanah air.
Merespons laporan duka ini, Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As'adul Anam, menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada pihak keluarga yang ditinggalkan.
Petugas di Arab Saudi saat ini tengah memastikan seluruh hak jemaah yang wafat, termasuk pengurusan makam dan badal haji, berjalan sesuai regulasi.
"Atas nama PPIH Embarkasi Surabaya, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya para jemaah haji. Semoga seluruh amal ibadah beliau diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan," ungkap Anam dalam rilis resminya di Surabaya pada Senin, 18 Mei 2026.
Faktor cuaca ekstrem dan kelelahan fisik diduga menjadi salah satu pemicu menurunnya kondisi kesehatan para jemaah, terutama yang masuk dalam kategori lansia dan risiko tinggi (risti).
Berdasarkan data resmi PPIH Sukolilo, berikut identitas sembilan jemaah haji Jawa Timur yang wafat di Arab Saudi:
Sementara itu, satu jemaah wanita atas nama Tini Atmin (56) dari Kloter 43 Kabupaten Gresik dilaporkan meninggal dunia di dalam negeri.
Almarhumah mengembuskan napas terakhir akibat serangan jantung saat menjalani perawatan medis intensif di RSUD Haji Surabaya.
Di tengah kabar duka tersebut, arus keberangkatan dari Bandara Internasional Juanda menuju Madinah dan Jeddah masih terus berlangsung.
Hingga pekan ketiga Mei 2026, Embarkasi Surabaya tercatat telah menerbangkan sebanyak 36.413 jemaah beserta petugas kloter. Angka ini setara dengan 83 persen dari total keseluruhan kuota Jawa Timur tahun ini yang mencapai 44.080 orang.
Meski demikian, tim medis PPIH terpaksa mengambil keputusan tegas demi keselamatan jemaah.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media