Update Haji 2026: Innalillahi, 10 Jemaah Asal Jawa Timur Wafat, Mayoritas Meninggal di Tanah Suci
Innalillahi, 10 Jemaah Asal Jawa Timur Wafat, Mayoritas Meninggal di Tanah Suci
Finjatim - Kabar duka menyelimuti pelaksanaan ibadah haji 1447 H / 2026 M. Memasuki hari ke-27 operasional pemberangkatan, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya melaporkan sebanyak 10 jemaah haji asal Jawa Timur dinyatakan meninggal dunia.
Dari total manifest tersebut, 9 jemaah mengembuskan napas terakhir setelah tiba di Arab Saudi, sementara 1 jemaah lainnya wafat saat masih berada di tanah air.
Merespons laporan duka ini, Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As'adul Anam, menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada pihak keluarga yang ditinggalkan.
Petugas di Arab Saudi saat ini tengah memastikan seluruh hak jemaah yang wafat, termasuk pengurusan makam dan badal haji, berjalan sesuai regulasi.
Baca Juga
"Atas nama PPIH Embarkasi Surabaya, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya para jemaah haji. Semoga seluruh amal ibadah beliau diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan," ungkap Anam dalam rilis resminya di Surabaya pada Senin, 18 Mei 2026.
Daftar Jemaah Haji Jatim yang Meninggal Dunia
Faktor cuaca ekstrem dan kelelahan fisik diduga menjadi salah satu pemicu menurunnya kondisi kesehatan para jemaah, terutama yang masuk dalam kategori lansia dan risiko tinggi (risti).
Berdasarkan data resmi PPIH Sukolilo, berikut identitas sembilan jemaah haji Jawa Timur yang wafat di Arab Saudi:
- Kamariyah Dul Tayib (85) – Kloter 8, Kabupaten Pasuruan
- Abd Wachid (71) – Kloter 7, Kabupaten Pasuruan
- Dumaiyah Gopur (67) – Kloter 6, Kabupaten Pasuruan
- Asraf Sudam (65) – Kloter 1, Kabupaten Probolinggo
- Fajar Puja Sasmita (53) – Kloter 11, Kota Malang
- Sibiatun Saji (72) – Kloter 33, Kabupaten Lamongan
- Mustika Rajim D (75) – Kloter 47, Kabupaten Gresik
- Suyono Reso (58) – Kloter 62, Kabupaten Jombang
- Tarni Talikah Kastamun (66) – Kloter 55, Kabupaten Sidoarjo
Sementara itu, satu jemaah wanita atas nama Tini Atmin (56) dari Kloter 43 Kabupaten Gresik dilaporkan meninggal dunia di dalam negeri.
Baca Juga
- Suhu Malang Raya Tembus 17 Derajat, Ini Penyebabnya Menurut BMKG
- Gunung Semeru Erupsi Beruntun 7 Kali, Lumajang – Malang Siaga
Almarhumah mengembuskan napas terakhir akibat serangan jantung saat menjalani perawatan medis intensif di RSUD Haji Surabaya.
Pemberangkatan Kloter Sudah 83 Persen
Di tengah kabar duka tersebut, arus keberangkatan dari Bandara Internasional Juanda menuju Madinah dan Jeddah masih terus berlangsung.
Hingga pekan ketiga Mei 2026, Embarkasi Surabaya tercatat telah menerbangkan sebanyak 36.413 jemaah beserta petugas kloter. Angka ini setara dengan 83 persen dari total keseluruhan kuota Jawa Timur tahun ini yang mencapai 44.080 orang.
Meski demikian, tim medis PPIH terpaksa mengambil keputusan tegas demi keselamatan jemaah.