Laskar Bola Jatim . 18/05/2026, 22:20 WIB

Jadwal Dianggap Gak Masuk Akal! Pelatih Persebaya Bernardo Tavares Kritisi Draf Piala Presiden 2026

Penulis : Rizal Husen  |  Editor : Rizal Husen

Finjatim - Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, melontarkan kritik tajam terhadap rancangan jadwal Piala Presiden 2026.

Menurutnya, agenda turnamen pramusim tersebut tidak rasional dan berpotensi mengganggu kondisi fisik pemain serta stabilitas tim sebelum kompetisi resmi dimulai.

Pernyataan itu langsung menjadi perhatian publik, terutama kalangan Bonek, karena Persebaya sebelumnya sempat memilih absen dari ajang pramusim tersebut.

Kini, menjelang berakhirnya kompetisi Super League musim 2025/2026, peluang Bajul Ijo kembali tampil di Piala Presiden kembali menjadi bahan pembicaraan.

Bernardo Tavares mengaku sebenarnya mendukung adanya lebih dari satu kompetisi bagi klub-klub Indonesia.

Menurutnya, turnamen tambahan bisa membantu menjaga atmosfer persaingan dan kesiapan tim. Namun, ia menilai penyusunan jadwal Piala Presiden 2026 justru menimbulkan persoalan baru.

“Saya pikir semua klub ingin memiliki lebih dari satu kompetisi dan Persebaya juga menginginkannya,” ujar Bernardo Tavares, Senin (18/5/2026).

Masalah utama yang disoroti adalah rentang waktu turnamen yang terlalu pendek tetapi diikuti jeda panjang sebelum liga resmi dimulai.

Persebaya Khawatir Pemain Kehilangan Ritme

Berdasarkan draft awal yang diterima klub, Piala Presiden 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 28 Juni hingga partai final pada 11 Juli 2026.

Baca Juga

Jika Persebaya berhasil melaju hingga final, maka tim harus menghadapi masa tanpa pertandingan resmi selama hampir dua bulan sebelum kompetisi liga dimulai pada awal September.

Situasi itu dinilai sangat tidak ideal bagi kondisi kebugaran pemain.

“Bayangkan jika kami masuk final, lalu harus menganggur dari 11 Juli sampai 4 September. Apa yang harus dilakukan pemain selama itu?” tanya Bernardo.

Menurut pelatih asal Portugal tersebut, ritme pertandingan sangat penting untuk menjaga performa atlet profesional.

Bernardo menilai jeda terlalu lama setelah turnamen justru membuat tim pelatih kesulitan menjaga intensitas latihan dan performa pemain.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com