Badai Cedera Paksa Arema FC LEPAS Jenderal Lapangan Tengah Pablo Oliveira
Badai Cedera Paksa Arema FC LEPAS Jenderal Lapangan Tengah Pablo Oliveira
Finjatim - Manajemen Arema FC resmi mengumumkan tidak lagi memperpanjang kontrak gelandang jangkar asal Brasil, Gildson Pablo de Oliveira Silva.
Pemain berusia 31 tahun tersebut dipastikan angkat kaki dari Bumi Arema setelah kontraknya habis. Manajemen memutuskan mencari penyegaran legiun asing baru guna menyongsong musim kompetisi mendatang.
Keputusan melepas Pablo Oliveira ini terbilang berat namun realistis bagi manajemen Singo Edan. Masalah kebugaran dan cedera kambuhan yang cukup parah menjadi faktor utama di balik berakhirnya kerja sama yang telah terjalin selama dua musim terakhir ini.
Nostalgia manis sebetulnya sempat diukir Pablo pada musim pertamanya di Liga 1 2024/2025. Saat itu, ia menjelma menjadi tulang punggung lini tengah Arema FC dengan mencatatkan 27 penampilan impresif serta sumbangan 3 gol.
Baca Juga
Ketangguhannya dalam memotong serangan lawan sekaligus menjaga ritme permainan membuat Arema FC sempat menjadi tim yang disegani.
Namun, roda nasib berputar drastis memasuki musim Super League 2025/2026. Alih-alih bersinar, Pablo justru menghabiskan sebagian besar waktunya di ruang perawatan akibat cedera panjang.
Meskipun sempat memaksakan diri kembali merumput pada putaran kedua di bulan Januari 2026, nasib sial kembali menimpanya. Jenderal lapangan tengah ini dihantam cedera ligamen lutut yang sangat ditakuti pesepak bola, yakni robek pada bagian MCL & ACL.
Cerminkan Karakter Singo Edan
Cedera horor ini memaksanya harus pulang kampung ke Brasil lebih cepat demi naik meja operasi sebelum kompetisi musim tersebut benar-benar berakhir. Sepanjang musim terakhirnya, ia tercatat hanya mampu tampil dalam 3 pertandingan saja.
"Kami menghaturkan rasa terima kasih yang mendalam kepada Pablo atas dedikasi, sikap profesional, serta kontribusi luar biasa yang ia berikan selama dua musim berseragam Arema FC," ujar General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi.
Baca Juga
- AREK BOLA JATIM KUDU ERUH! Ini Aturan Diskominfo Jawa Timur: Nobar Piala Dunia 2026 Gratis, Dilarang Pakai Atribut Resmi FIFA
- MULIH KAMPUNG! Dendi Sulistiawan Balik ke Persela Lamongan, Langsung Ngamuk Cetak Brace
Meskipun harus berpisah dengan cara yang kurang ideal akibat faktor fisik, manajemen Arema FC tetap menaruh hormat yang tinggi terhadap pemain bernomor punggung legendaris tersebut.
Jiwa petarung yang ditunjukkan Pablo selama fase pemulihan dinilai mencerminkan karakter "Karakter Singo Edan" yang pantang menyerah.
Pihak manajemen berharap proses operasi dan rehabilitasi lanjutan yang tengah dijalani Pablo di Brasil berjalan lancer. Sehingga sang pemain bisa segera merumput kembali di level tertinggi sepak bola profesional.
"Cedera parah pada lutut tentu menjadi momok dan situasi yang sangat berat bagi atlet mana pun. Namun, kami sangat percaya dengan kekuatan mental dan karakter kuat yang dimiliki Pablo. Dia pasti bisa bangkit dari keterpurukan ini," pungkas Yusrinal.