Sport . 14/04/2026, 18:54 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Rizal Husen
Finjatim - Menjelang duel panas Persebaya Surabaya vs Madura United, kondisi skuad Bajol Ijo justru memunculkan kekhawatiran.
Dua nama penting, Bruno Moreira dan Ernando Ari, belum terlihat dalam susunan pemain di beberapa pertandingan terakhir.
Situasi ini memicu pertanyaan besar dari para pendukung setia, terutama menjelang laga krusial pekan ke-28 yang dikenal sebagai Derby Suramadu.
Kehilangan dua pilar bukan sekadar urusan taktis, melainkan kehilangan separuh nyawa permainan.
Ernando yang dikenal sebagai pahlawan di bawah mistar terpaksa menepi akibat masalah kebugaran.
Sementara Bruno, motor serangan asal Brasil yang lincah, masih belum menampakkan diri dalam dua laga terakhir.
Di tengah spekulasi yang berkembang, pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, akhirnya membeberkan kondisi internal timnya.
Tavares tidak menampik bahwa badai cedera tengah menggerogoti kekuatan skuad saat ini.
Dalam keterangannya pada Selasa, 14 April 2026, pelatih asal Portugal tersebut mengakui bahwa rencana permainan tim harus dirombak untuk menyesuaikan ketersediaan pemain.
"Persiapan kami mulai terganggu. Banyak pemain kunci tidak ada di sini, baik karena cedera maupun sakit. Hingga saat ini, saya belum tahu pasti siapa yang benar-benar siap 100 persen untuk bertarung di lapangan," ujar Bernardo Tavares dengan nada khawatir.
Tavares kini hanya bisa menggantungkan harapan pada laporan tim medis, sambil terus mempersiapkan pemain pengganti agar siap tampil di laga krusial.
Absennya Ernando Ari secara otomatis memberikan kesempatan bagi Andhika Ramadhani.
Kiper pelapis ini memikul tanggung jawab besar untuk menjaga gawang Persebaya dari serangan lini depan Madura United yang dikenal agresif.
Tidak hanya di sektor pertahanan, hilangnya Bruno Moreira juga menuntut pemain sayap lainnya untuk bekerja lebih keras.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media