Konsumsi BBM Anjlok Drastis, Pemprov Jatim Beri Sinyal Perpanjang Masa WFH ASN
Konsumsi BBM Anjlok Drastis, Pemprov Jatim Beri Sinyal Perpanjang Masa WFH ASN
Finjatim - Kebijakan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terbukti membuahkan hasil positif.
Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak, mengonfirmasi skema ini sangat efektif dalam menekan angka konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) secara signifikan di wilayahnya.
Keberhasilan ini memicu sinyal kuat masa pemberlakuan WFH berpotensi besar untuk diperpanjang.
Meskipun peluang perpanjangan WFH yang sudah berjalan sejak 1 April tersebut terbuka lebar, kepastian hukumnya masih harus menunggu ketetapan resmi dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
Pihak otoritas menjadwalkan pembahasan final dalam rapat pleno yang digelar secara tertutup di Surabaya.
"Dampaknya positif dan alhamdulillah kinerja ASN relatif bisa kita jaga dari rekan-rekan yang melakukan WFH. Saya sebaiknya tidak mendahului pengumuman resmi yang kita sampaikan pasca rapat malam ini di Grahadi dengan Ibu Gubernur," tegas Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, saat ditemui di Gedung Negara Grahadi, Sabtu (30/5/2026).
BKD Jatim Kantongi Catatan Pelanggaran Kecil
Mantan Bupati Trenggalek tersebut mengklaim peralihan sistem kerja ke ranah digital sama sekali tidak mengendorkan produktivitas para abdi negara.
Manajemen Pemprov Jatim memanfaatkan teknologi video conference secara ketat serta mewajibkan pelaporan log kinerja harian yang terintegrasi antar-kolega untuk memastikan tidak ada pegawai yang memanfaatkan momentum ini sebagai hari libur terselubung.
Kendati demikian, Emil tidak menampik adanya riak-riak kecil berupa pelanggaran kedisiplinan yang dilakukan oleh satu atau dua oknum ASN selama masa WFH.
Namun, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Timur memastikan temuan-temuan tersebut tidak mengganggu esensi dan stabilitas roda pemerintahan secara umum.
"Banyak nggak (pelanggaran) satu atau dua nanti akan dilaporkan BKD di rapat nanti. Karena di rapat pendahuluan, Kepala BKD Jatim tidak menyampaikan adanya insiden-insiden yang sangat signifikan, bukan berarti nggak ada, cuma tidak menjadi hal inti yang ada di laporan efektivitas WFH," beber Emil secara blak-blakan.
Siasat Potong Anggaran Perjalanan Dinas
Langkah taktis yang diterapkan Pemprov Jatim ini nyatanya membawa efek domino yang menguntungkan bagi kas daerah.
Penghematan terbesar justru lahir dari pemangkasan mobilitas fisik para pegawai yang biasanya memadati jalanan protokol Surabaya dan sekitarnya, sehingga konsumsi bensin kendaraan pribadi maupun dinas menurun tajam.