Kamis, 04 Juni 2026
--°C --
-- · --
Laskar Bola Jatim

Skuad Garuda Piala AFF 2026 Tanpa Pilar Persebaya, Ada Apa?

RH
Tim Redaksi
26/05/2026, 22:40 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi jatim.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Skuad Garuda Piala AFF 2026 Tanpa Pilar Persebaya, Ada Apa?

Skuad Garuda Piala AFF 2026 Tanpa Pilar Persebaya

Finjatim - Kabar mengejutkan datang dari panggung sepak bola nasional menjelang bergulirnya turnamen bergengsi se-Asia Tenggara.

Daftar panggil pemain Timnas Indonesia untuk ajang Piala AFF 2026 dipastikan bersih dari representasi penggawa Persebaya Surabaya.

Tidak adanya satu pun pilar Bajul Ijo yang dilirik masuk ke dalam skuad Garuda langsung memancing reaksi dari juru taktik utama Persebaya, Bernardo Tavares.

Menyikapi kenyataan pahit tersebut, arsitek lapangan hijau asal Portugal ini memilih meresponsnya dengan kepala dingin dan berkelas (gak gak-gakan).

Advertisement

Tavares menegaskan bahwa otoritas pemilihan pemain sepenuhnya berada di tangan jajaran kepelatihan Timnas Indonesia, dan tugas utama pasukannya saat ini adalah legawa serta fokus total mengevaluasi internal klub.

"Kami harus bekerja, kami tidak bisa mengontrol itu. Kami harus menghormatinya," ungkap Bernardo Tavares dengan nada bijak saat dikonfirmasi di Surabaya, Selasa (26/5/2026).

Persebaya Siap Genjot Kualitas Individu dan Kolektif

Absennya penggawa Bajul Ijo di era kepelatihan John Herdman yang kini menakhodai Timnas Indonesia menjadi cambuk keras bagi manajemen Persebaya.

Tavares tidak menampik bahwa setiap pelatih klub di dunia, termasuk dirinya, memiliki kebanggaan tersendiri jika anak asuhnya berhasil menembus level internasional untuk membela negara.

Namun, alih-alih melayangkan protes atau mengkritik kebijakan juru taktik Timnas, pelatih berusia 46 tahun itu justru menjadikan momen ini sebagai motivasi untuk menggenjot performa taktis para pemainnya.

Jika tim pelatih Garuda menilai skuad Persebaya saat ini belum memenuhi standar kelayakan, maka satu-satunya jawaban paling sahih adalah membuktikannya lewat peningkatan kualitas di kompetisi domestik.

"Tentu sebagai pelatih saya ingin punya pemain di tim nasional. Tapi kalau mereka merasa pemain kami belum punya kualitas yang cukup, maka jawaban kami adalah bekerja untuk mengembangkan pemain dan tim," lanjut mantan pelatih PSM Makassar tersebut.

Sepak Bola Bukan Sekadar Panggung Pamer Skill

Advertisement

Lebih lanjut, pelatih yang dikenal dengan disiplin ketatnya ini mengingatkan seluruh elemen tim bahwa esensi dari olahraga si kulit bundar adalah kesatuan unit permainan yang komunal (kolektif). Keberhasilan seorang pemain menembus tim nasional dinilai sebagai bonus dari performa apik tim secara keseluruhan di liga resmi.

Oleh karena itu, Tavares meminta Bruno Moreira dan kawan-kawan tidak berkecil hati dan tetap menunjukkan etos kerja tinggi. Ia memetakan beberapa fokus pembenaran untuk skuadnya:

Bagikan Artikel
Rizal Husen
Rizal Husen
Penulis
FIN Biro Jawa Timur