Rabu, 13 Mei 2026
--°C --
-- · --
Kampung Rek

DEWAN KOK MABAR! Terungkap Game yang Dimainkan Ahmad Syahri Assidiqi Anggota DPRD Jember Saat Rapat Kesehatan Clash of Clans (COC)

RH
Tim Redaksi
12/05/2026, 22:23 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi jatim.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
DEWAN KOK MABAR! Terungkap Game yang Dimainkan Ahmad Syahri Assidiqi Anggota DPRD Jember Saat Rapat Kesehatan Clash of Clans (COC)

Game yang Dimainkan Ahmad Syahri Assidiqi Anggota DPRD Jember Saat Rapat Kesehatan Clash of Clans (COC)

Salah satu komentar yang viral di media sosial bahkan menyindir budaya kerja pejabat.

Ada pula yang menyebut aksi tersebut sebagai “mabar di ruang sidang” karena diduga memainkan game online saat hearing berlangsung.

Yang membuat publik makin kecewa, hearing tersebut merupakan rapat resmi Komisi D DPRD Jember yang membahas layanan kesehatan masyarakat bersama sejumlah instansi penting.

Rapat itu dihadiri:

Advertisement
  • Dinas Kesehatan Kabupaten Jember
  • BPJS Kesehatan
  • Kepala puskesmas se-Kabupaten Jember
  • Perwakilan sektor pelayanan kesehatan daerah

Karena itu, aksi bermain game di tengah forum resmi dianggap tidak menghargai agenda publik yang sedang dibahas.

Ahmad Syahri Assidiqi Jadi Sorotan Nasional

Achmad Syahri Assidiqi sendiri merupakan anggota DPRD Jember periode 2024–2029 dari Fraksi Gerindra.

Ia dikenal sebagai legislator muda yang baru pertama kali duduk di kursi parlemen daerah setelah memenangkan Pemilu Legislatif 2024 dari Dapil Jember 6.

Syahri juga merupakan putra dari Achmad Fadil Muzakki Syah atau yang populer dikenal sebagai Lora Fadil. Nama sang ayah sebelumnya cukup dikenal di tingkat nasional saat menjabat anggota DPR RI dari Fraksi NasDem.

Latar belakang keluarga politik itu membuat Syahri cukup mendapat perhatian sejak awal terjun ke dunia politik lokal. Ketua DPRD Jember memastikan kasus viral tersebut akan diproses melalui Badan Kehormatan Dewan (BKD).

BKD nantinya akan memeriksa dugaan pelanggaran etika dan disiplin anggota DPRD sesuai tata tertib yang berlaku. Menurut Ahmad Halim, DPRD Jember akan memanggil Syahri untuk dimintai klarifikasi terkait video yang beredar.

“Kami akan memanggil yang bersangkutan untuk klarifikasi. Minimal harus ada permintaan maaf terbuka,” tegasnya.

Selain pemeriksaan internal DPRD, Fraksi Gerindra Jember juga disebut tengah melakukan evaluasi internal terhadap kadernya tersebut.

Bagikan Artikel
Rizal Husen
Rizal Husen
Penulis
Penulis jatim.fin.co.id