TURUNAN NGADAS NGERI LUR! Hiace Berisi Turis Singapura Rem Blong di Jalur Bromo, Hantam 4 Mobil Sampai Tiang Listrik Ambruk
TURUNAN NGADAS NGERI LUR! Hiace Berisi Turis Singapura Rem Blong di Jalur Bromo, Hantam 4 Mobil Sampai Tiang Listrik Ambruk
Finjatim - Jalur menuju Gunung Bromo kembali memakan korban. Sebuah insiden kecelakaan beruntun yang mencekam terjadi di Jalan Raya Ngadas, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, pada Sabtu (9/5/2026) siang.
Sebuah Toyota Hiace yang mengangkut rombongan wisatawan mancanegara alias turis asal Singapura mengalami gagal fungsi rem atau rem blong saat melintasi turunan tajam.
Laju kendaraan bernopol BE 7013 AQ tersebut tak terkendali sejauh 300 meter dengan kecepatan tinggi mencapai 75 km/jam.
Tanpa ampun, mobil wisata ini menghantam empat kendaraan dari arah berlawanan, mulai dari Toyota Rush, Renault Koleos, Hiace Commuter, hingga Toyota Alphard. Laju mobil terhenti setelah menabrak tiang listrik hingga ambruk.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun sedikitnya delapan orang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan sekitar Probolinggo.
Akibat peristiwa ini, sebanyak delapan orang dilaporkan mengalami luka-luka. Enam di antaranya adalah warga negara Singapura yang baru saja menikmati keindahan matahari terbit di Bromo.
Identitas Turis Singapura yang Jadi Korban
- Salimah (42)
- Hafidzah
- Tan Ai Ling
- Ng Chew Lan
- Nola
- Cheang Wei Ting
Selain turis asing, dua penumpang dari mobil Renault Koleos juga harus dilarikan ke RSUD Ar-Rozzy untuk mendapatkan perawatan intensif karena benturan keras.
Berdasarkan hasil olah TKP sementara dan keterangan saksi, terungkap fakta bahwa saat kejadian kendaraan tidak dikemudikan oleh sopir utama.
Yopie (36), sang sopir asli, mengaku merasa tidak enak badan dan menyerahkan kemudi kepada sopir pengganti bernama Agung.
"Kondisi fisik saya menurun, jadi kemudi digantikan oleh Mas Agung. Saat melewati turunan, rem mendadak blong. Mobil meluncur sekitar 300 meter sebelum tabrakan beruntun terjadi," ungkap Yopie.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Iptu Aditya Wikrama Pramundito, mengatakan kondisi di sekitar lokasi saat kecelakaan berlangsung cukup ramai.
Menurutnya, terdapat puluhan warga yang sedang menghadiri acara hajatan tidak jauh dari lokasi tabrakan.
Fokus utama polisi adalah menyelamatkan korban dan mengevakuasi kendaraan agar tidak memacetkan jalur wisata.