Crypto . 19/05/2025, 10:00 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Pi Network punya pendekatan unik, aksesibilitas tinggi melalui smartphone tanpa membutuhkan rig mining mahal. Ini membuatnya disukai oleh jutaan pengguna global, terutama di negara berkembang.
Namun tantangan Pi ada pada validasi utility dan transisi dari fase tertutup ke pasar terbuka. Sampai semua coin bisa ditransaksikan bebas dan exchange besar mengadopsi PI secara penuh, sebagian besar nilai masih bersifat spekulatif.
Yang perlu kamu tahu:
Total supply PI adalah 100 miliar koin, dengan sirkulasi saat ini sekitar 7,17 miliar
Ini berarti lebih dari 92% koin belum beredar, membuka potensi inflasi jika tak dikendalikan
Tapi, jika tim Pi sukses membangun ekosistem kuat, angka besar ini bisa menjadi keuntungan jaringan
Tidak bisa dipungkiri, harga Pi Network saat ini masih rentan terhadap volatilitas tinggi. Namun di balik risiko itu, tersimpan potensi besar jika kamu tahu cara membacanya.
Risiko utama:
Pasokan besar yang belum beredar
Ketergantungan pada roadmap tim dan pengembangan ekosistem
Keterbatasan listing di exchange besar
Peluang menarik:
Adopsi global melalui komunitas kuat
Potensi menjadi solusi pembayaran mikro
Model mining via ponsel yang inklusif
Untuk para trader, ini saat yang menarik untuk mengamati PI dengan seksama. Sinyal teknikal mulai membaik, sentimen membaik, dan lonjakan volume bisa jadi indikator awal dari fase akumulasi.
Secara teknikal, jika support di $0,70 bertahan dan volume tetap tinggi, maka target jangka pendek di $0,90 hingga $1,00 menjadi realistis. Namun, pencapaian ini butuh katalis tambahan seperti:
Kabar resmi dari tim pengembang, misalnya listing di exchange tier-1
Kemajuan nyata dalam ekosistem aplikasi Pi
Adopsi oleh merchant atau partner besar
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media