5. Komponen Internal Rusak
Kerusakan pada kompresor, kipas, atau motor blower bisa menyebabkan sirkulasi udara terganggu. Udara jadi tidak dingin dan bisa terkontaminasi partikel dari bagian yang aus atau terbakar, menimbulkan aroma tak sedap.
Solusi: Bila mencurigai ada kerusakan pada komponen utama AC, segera konsultasikan dengan teknisi berpengalaman. Hindari membongkar sendiri tanpa keahlian karena bisa memperparah kerusakan.
6. Hewan Kecil atau Bangkai di Dalam Unit
Tak jarang, bau busuk dari AC ternyata berasal dari bangkai cicak, tikus, atau serangga yang masuk ke dalam unit indoor maupun outdoor. Selain menimbulkan bau menyengat, ini juga berpotensi menyumbat saluran udara.
Solusi: Bongkar bagian penutup unit indoor untuk memeriksa kemungkinan adanya bangkai hewan. Gunakan sarung tangan dan masker saat membersihkan, atau serahkan pada teknisi untuk penanganan yang lebih aman.
7. AC Jarang Digunakan dalam Waktu Lama
AC yang lama tidak digunakan bisa menjadi lembap dan berjamur di bagian dalamnya. Ketika dinyalakan kembali, jamur yang tumbuh di saluran udara akan terhembus dan menghasilkan bau tidak enak.
Solusi: Sebelum menyalakan kembali AC yang lama tidak digunakan, bersihkan bagian filter dan semprotkan cairan pembersih evaporator. Lakukan penyemprotan secara menyeluruh atau minta teknisi melakukan servis pembersihan.
Jangan Abaikan Masalah Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Besar
AC yang tidak dingin dan berbau tidak sedap bisa menjadi tanda kerusakan ringan hingga berat. Jangan abaikan, karena semakin lama dibiarkan, kerusakan bisa makin parah dan mahal diperbaiki.
Lakukan perawatan rutin, bersihkan komponen secara berkala, dan panggil teknisi jika diperlukan. Dengan perawatan yang tepat, AC akan kembali memberikan kesejukan tanpa gangguan bau tak sedap.