Tak hanya itu, hacker juga bisa mengaktifkan layar, mengatur kecerahan layar serta mengatur volume perangkat dengan bantuan malware Brokewell.
Brokewell sendiri dikembangkan oleh individu dengan nama Baron Sademit, pembuat malware ini sebelumnya kerap kali mengembangkan dan menjual malware untuk memeriksa akun yang dicuri.
BACA JUGA:Awas! Download Youtube Video Disusupi Malware, Username dan Password Bisa Dicuri
Malware yang dikembangkan oleh Baron banyak digunakan oleh penjahat dunia maya.
Salah satu malware yang disebut 'Brokewell Android Loader' dapat melewati batasan OS Android Google yang dirancang untuk mencegah penyalahgunaan Layanan Aksesibilitas untuk aplikasi.
Ini bukan pertama kalinya kasus malware Android yang memanfaatkan kelemahan Google.
Banyak pelaku ancaman menerapkan teknik bypass ini untuk menghindari atau meminimalkan risiko deteksi.
Meskipun ada upaya berkelanjutan dari Google dan vendor lainnya, penyerang selalu menemukan celah keamanan yang dapat disalahgunakan.
Cara terbaik untuk tetap aman dari malware adalah dengan menghindari mengunduh aplikasi di luar toko aplikasi.
Selalu unduh aplikasi dan pembaruan aplikasi dari Google Play Store atau toko aplikasi terpercaya lainnya seperti Galaxy Store dan toko aplikasi resmi dari pabrikan smartphone.
Itulah penjelasan mengenai malware yang baru ditemukan dan sangat berbahaya bagi para pengguna smartphone di dunia.
Sekarang lebih berhati-hatilah dalam melakukan tindakan di dalam smartphone. (*)