Gadget . 19/02/2024, 09:20 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Alasan pertama adalah karena layar OLED memiliki harga yang lebih mahal dari layar LCD.
Nintendo Switch 2 akan dijual dengan harga $350, sama dengan harga Nintendo Switch OLED yang baru saja dirilis tahun lalu.
Jika Nintendo Switch 2 menggunakan layar OLED, maka harga konsol ini akan menjadi lebih tinggi dan mungkin tidak terjangkau oleh banyak orang.
Alasan kedua adalah karena layar OLED memiliki masalah yang disebut burn-in.
Burn-in adalah kondisi di mana gambar tertentu yang sering ditampilkan di layar OLED akan meninggalkan jejak permanen di layar, sehingga mengurangi kualitas gambar.
Hal ini bisa terjadi jika kamu sering memainkan game yang memiliki elemen statis di layar, seperti HUD, peta, atau skor.
Alasan ketiga adalah karena layar OLED memiliki sudut pandang yang lebih sempit dari layar LCD.
Sudut pandang adalah sudut di mana kamu masih bisa melihat gambar di layar dengan jelas tanpa ada perubahan warna atau kecerahan.
Layar OLED memiliki sudut pandang yang lebih sempit, sehingga jika kamu memainkan Nintendo Switch 2 di mode tabletop atau berbagi layar dengan teman, kamu mungkin akan kesulitan melihat gambar dengan baik.
Alasan keempat adalah karena layar OLED memiliki respon waktu yang lebih lambat dari layar LCD.
Respon waktu adalah waktu yang dibutuhkan oleh piksel di layar untuk berubah dari satu warna ke warna lain.
Layar OLED memiliki respon waktu yang lebih lambat, sehingga bisa menyebabkan ghosting atau blur pada gambar yang bergerak cepat.
Hal ini bisa mengganggu pengalaman bermain game yang membutuhkan kecepatan dan ketepatan.
Nintendo Switch 2 adalah konsol game yang patut ditunggu-tunggu oleh para gamer, terutama penggemar Nintendo.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media