Kampung Rek . 12/05/2026, 22:00 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Rizal Husen
Ironisnya, video viral tersebut muncul ketika rapat sedang membahas layanan kesehatan masyarakat bersama Dinas Kesehatan, BPJS Kesehatan, dan kepala puskesmas se-Jember.
Karena itu, banyak pihak menganggap tindakan tersebut tidak sensitif terhadap isu yang sedang dibicarakan.
Dalam video yang beredar luas, Syahri tampak fokus memainkan ponsel di tengah jalannya hearing resmi DPRD. Gerakan tangan dan fokus ke layar ponsel membuat banyak netizen menduga ia sedang bermain game online saat rapat berlangsung.
Tak hanya itu, publik juga menyoroti keberadaan rokok yang dipegang di ruang rapat tertutup. Aksi tersebut langsung memicu gelombang kritik dari masyarakat.
“Mulane akeh pengen dadi pejabat, wong kerjo penake koyo ngene,” tulis salah satu komentar netizen berbahasa Jawa yang viral di media sosial.
Komentar lain bahkan menyindir moralitas pejabat publik yang seharusnya memberi teladan kepada masyarakat.
Ketua DPRD Jember memastikan kasus ini akan diproses melalui Badan Kehormatan Dewan (BKD). BKD akan memeriksa dugaan pelanggaran etika dan kedisiplinan anggota DPRD sesuai tata tertib yang berlaku.
Kemungkinan sanksi yang diberikan mulai dari teguran administratif hingga sanksi disiplin lainnya. Selain itu, Fraksi Gerindra Jember juga disebut akan melakukan evaluasi internal terhadap kadernya tersebut.
Ahmad Halim yang juga menjabat Ketua DPC Gerindra Jember menegaskan partainya memiliki aturan disiplin yang ketat.
“Kami akan memanggil yang bersangkutan untuk klarifikasi. Minimal harus ada permintaan maaf terbuka,” tegasnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media