Laskar Bola Jatim . 11/05/2026, 21:46 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Rizal Husen
Memasuki paruh kedua, tempo permainan sempat menurun. Kedua tim terlihat berhati-hati membangun serangan.
Namun, situasi berubah drastis pada menit ke-61. Ryo Matsumura sukses mencetak gol penyeimbang setelah menerima umpan matang Moussa Sidibe.
Pergerakan tanpa bola pemain asal Jepang itu gagal diantisipasi lini belakang Madura United.
Hanya berselang empat menit, Bhayangkara FC berbalik unggul. Henry Doumbia menanduk bola hasil crossing Sani Rizki dan mengubah skor menjadi 2-1.
Gol tersebut membuat mental pemain Madura United mulai goyah. Mereka mencoba menyerang habis-habisan demi menyelamatkan poin. Tetapi rapatnya pertahanan Bhayangkara FC membuat upaya tersebut selalu kandas.
Saat Madura United sibuk menyerang, Bhayangkara FC justru berhasil memperlebar keunggulan di penghujung pertandingan.
Moussa Sidibe mencetak gol ketiga lewat sepakan keras ke sudut gawang yang tak mampu dijangkau Diky Indriyana. Gol itu sekaligus memastikan kemenangan 3-1 bagi Bhayangkara FC.
Sampai laga berakhir, tidak ada tambahan gol tercipta. Madura United harus pulang tanpa poin dan kembali berada dalam tekanan besar jelang akhir musim.
Kekalahan ini membuat peluang Madura United untuk aman dari degradasi belum sepenuhnya terjamin. Dengan hanya dua pertandingan tersisa, setiap poin menjadi sangat krusial.
Persaingan papan bawah Super League 2025/2026 juga semakin panas karena beberapa tim masih memiliki peluang bertahan.
Jika gagal meraih hasil maksimal pada laga berikutnya, posisi Sapeh Kerrab bisa disalip rival-rival di bawah mereka.
Situasi tersebut membuat publik Madura kini harap-harap cemas menantikan dua laga terakhir musim ini.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media