Crypto . 25/03/2026, 18:46 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Rizal Husen
Fin.co.id - Dalam 24 jam terakhir, harga PI sempat berada di kisaran $0,189 sebelum akhirnya mengalami tekanan jual yang mendorongnya turun mendekati $0,185.
Kondisi ini mencerminkan adanya aksi profit taking dari sebagian pelaku pasar. Namun, situasi tersebut tidak berlangsung lama.
Memasuki paruh waktu perdagangan, harga mulai bergerak naik secara bertahap dengan pola fluktuasi yang lebih stabil.
Di akhir sesi, berdasarkan CoinMarketCap, harga PI tercatat berada di sekitar $0,188 dengan perubahan harian sekitar -0,58%.
Berdasarkan pantauan pasar terbaru, pergerakan harga PI dalam 24 jam terakhir menunjukkan dinamika yang menarik.
Sempat dibuka pada level $0,189, aset digital ini mengalami koreksi sehat menuju titik $0,185. Namun, tekanan jual tersebut segera diredam oleh aksi beli masif yang mendorong harga kembali stabil di kisaran $0,188.
Meskipun mencatat perubahan harian tipis sebesar -0,58%, grafik mengindikasikan fase konsolidasi kuat sebelum potensi bull run berikutnya.
Meski belum kembali ke level tertinggi, pola pergerakan saat ini menunjukkan adanya akumulasi perlahan dari investor. Volatilitas yang masih tinggi menjadi indikasi bahwa pasar belum sepenuhnya stabil.
Beberapa faktor utama yang memengaruhi harga PI saat ini antara lain:
Kematangan Pi Network tahun ini tidak lepas dari implementasi Protocol 20. Infrastruktur mutakhir ini memungkinkan para pengembang (developers) untuk menyuntikkan nyawa pada aplikasi desentralisasi (dApps) di atas jaringan Pi.
"Langkah Pi Network mengaktifkan Protocol 20 adalah sinyal bahwa kita bukan lagi sekadar aplikasi penambangan. Ini adalah pondasi keamanan tingkat tinggi melalui audit eksternal yang memastikan smart contract kami siap digunakan secara massal tanpa celah," tulis rilis teknis ekosistem Pi pada Rabu (25/3/2026).
Visi Pi Network kini telah bergeser drastis. Jika pada tahun-tahun sebelumnya fokus pada pertumbuhan basis pengguna, Maret 2026 menjadi saksi dibukanya Akses Mainnet Terbuka.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media