Fingerprint di bawah layar, pemindai wajah berbasis AI, serta dukungan konektivitas Wi-Fi 7 dan Bluetooth 5.4 menjadikan Galaxy 25 Edge cocok untuk pengguna profesional maupun enthusiast.
Kekurangan Samsung Galaxy 25 Edge
1. Harga yang Cukup Tinggi
Dengan banderol mulai dari Rp17 juta, Galaxy 25 Edge jelas menyasar segmen premium. Buat sebagian pengguna, harga ini jadi pertimbangan besar, apalagi jika dibandingkan dengan kompetitor di kelas yang sama.
2. Layar Melengkung Masih Kurang Praktis
Meskipun tampil cantik, layar melengkung di keempat sisi justru bisa mengganggu saat menggenggam. Beberapa pengguna melaporkan adanya sentuhan tak sengaja di sisi layar, seperti dilansir TechRadar.
3. Tidak Ada Slot MicroSD
Sama seperti flagship modern lainnya, Galaxy 25 Edge tak lagi menyediakan slot microSD. Hal ini membuat pengguna harus bergantung pada penyimpanan internal atau layanan cloud.
4. Tanpa Charger di Dalam Kotak
Samsung mengikuti tren ramah lingkungan dengan tidak menyertakan kepala charger dalam paket penjualan. Meski berniat baik, hal ini tetap jadi kekurangan bagi sebagian pengguna baru.
Kesimpulan: Layak Beli, Tapi Tetap Pertimbangkan Kebutuhan
Kelebihan dan kekurangan Samsung Galaxy 25 Edge menunjukkan bahwa ponsel ini memang canggih, tapi tetap tidak sempurna. Buat kamu yang mencari smartphone dengan kamera AI tercanggih, performa kencang, dan desain premium, Galaxy 25 Edge layak jadi pilihan utama.