Crypto . 05/06/2025, 11:33 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Kabar baiknya, supply shock bisa dikelola asal tim pengembang punya strategi vesting dan distribusi yang sehat. Ini mencakup:
Vesting bertahap, pelepasan supply dilakukan secara periodik dan proporsional
Insentif staking dan ekosistem, token digunakan sebagai alat transaksi dalam platform Pi (bukan hanya diperjualbelikan)
Komunikasi transparan, memberikan roadmap pelepasan supply untuk menghindari spekulasi berlebihan
Burning mekanisme (opsional), mengurangi supply secara permanen untuk menjaga kelangkaan
Namun, sampai saat ini informasi resmi dari tim Pi Network masih terbatas, khususnya soal jadwal unlock atau alokasi token. Ini memperbesar ketidakpastian dan membuat pasar mudah bereaksi berlebihan.
Buat kamu yang sedang memegang atau mempertimbangkan Pi coin, berikut langkah-langkah defensif:
Pantau terus data circulating supply dan volume
Perhatikan tren FDV vs market cap
Hindari membeli saat euforia tinggi
Diversifikasi portofolio, jangan hanya bergantung pada satu token berpotensi inflasi
Ikuti update resmi dari tim Pi, karena strategi distribusi bisa menentukan nasib jangka panjang harga
Kenaikan harga Pi coin dalam beberapa pekan terakhir memang menggiurkan. Tapi fakta bahwa FDV telah mencapai $65 miliar sementara supply baru 7%, menandakan risiko supply shock nyata jika distribusi token tidak dikendalikan dengan cermat.
Sebagai investor, memahami seluk-beluk tokenomik seperti ini sangat penting untuk menghindari jebakan reli sesaat. Pi coin masih punya potensi, tapi hanya jika strategi pelepasan supply dijalankan dengan cerdas.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan nasihat investasi. Selalu lakukan analisis pribadi sebelum mengambil keputusan finansial.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media