Tips n Trik . 31/05/2025, 13:11 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
fin.co.id - Hyperliquid sedang jadi bahan pembicaraan hangat di kalangan investor kripto. Dengan harga saat ini di kisaran $31.54 dan posisi #11 dalam kapitalisasi pasar global, banyak yang mulai bertanya, apakah ini proyek yang berpotensi naik 10 kali lipat, atau hanya angin surga yang dibungkus euforia sesaat?
Pertanyaan ini penting, terutama bagi kamu yang mulai melirik Hyperliquid coin sebagai kandidat portofolio jangka menengah hingga panjang. Mari kita kupas tuntas berdasarkan data terbaru dan tren pasar yang sedang berkembang.
Hyperliquid mencatatkan kenaikan 2,37% dalam 24 jam terakhir, dengan volume perdagangan harian mencapai $417 juta. Angka ini cukup signifikan jika dibandingkan dengan kapitalisasi pasarnya yang mencapai $10,53 miliar. Rasio volume terhadap market cap (3,95%) menunjukkan bahwa token ini aktif diperjualbelikan, bukan token mati yang hanya naik karena spekulasi semata.
Namun, penting dicatat, harga naik dalam jangka pendek bukan jaminan pertumbuhan berkelanjutan. Lonjakan seperti ini sering kali diikuti oleh fase konsolidasi atau bahkan koreksi tajam, terutama bila dipicu oleh hype tanpa landasan fundamental yang kuat.
Salah satu aspek yang harus kamu perhatikan dari Hyperliquid coin adalah Fully Diluted Valuation (FDV) yang mencapai $31,54 miliar, tiga kali lipat dari market cap saat ini. Ini artinya, jika seluruh pasokan maksimal (1 miliar HYPE) beredar di pasar, valuasi Hyperliquid bisa mengalami tekanan besar dari sisi penawaran.
Saat ini, hanya 333,92 juta HYPE yang beredar. Jadi, sekitar 66% token masih terkunci. Bila unlock token terjadi tanpa kontrol, pasar bisa dibanjiri pasokan baru dan ini dapat menekan harga secara signifikan.
Salah satu sinyal menarik datang dari komunitas. Dari 41.200 suara, sebanyak 67% menyatakan bullish terhadap Hyperliquid coin, sementara hanya 33% yang bearish. Ini bukan angka kecil. Di pasar kripto, kepercayaan komunitas sering jadi bahan bakar utama yang mendorong harga ke level tak terduga.
Namun, sebagai investor cerdas, kamu perlu tahu bahwa sentimen bisa berubah secepat harga. Jangan hanya ikut arus FOMO tanpa paham risiko di baliknya.
Apa yang membuat Hyperliquid menonjol di tengah ratusan proyek layer 2 lainnya? Salah satunya adalah pendekatan mereka terhadap order book decentralized exchange (DEX) yang cepat dan efisien, tanpa mengorbankan keamanan. Bila ekosistem ini berhasil menarik trader profesional yang terbiasa di platform centralized, ini bisa jadi katalis utama pertumbuhan organik Hyperliquid coin.
Namun, proyek ini tetap harus membuktikan diri, apakah mampu bertahan di tengah persaingan ketat dengan pemain besar seperti Arbitrum, Optimism, hingga zkSync. Roadmap dan adopsi pengguna dalam 6 bulan ke depan akan sangat menentukan arah harga selanjutnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media