fin.co.id - Volume perdagangan token Hyperliquid (HYPE) baru-baru ini menembus angka lebih dari 300 juta dolar dalam 24 jam, tepatnya sekitar 313,85 juta dolar Amerika Serikat.
Lonjakan volume ini menarik perhatian banyak investor dan trader, terutama mengingat performa harga Hyperliquid yang sedang naik daun.
Volume perdagangan yang besar menunjukkan bahwa aktivitas jual beli token HYPE sangat tinggi.
Rasio volume terhadap kapitalisasi pasar saat ini mencapai sekitar 2,61 persen, yang menandakan likuiditas pasar yang sehat.
Likuiditas ini memudahkan investor untuk melakukan transaksi tanpa khawatir mengalami slippage yang signifikan.
Faktor-Faktor Penyebab Lonjakan Volume Perdagangan
Harga Hyperliquid Yang Terus Menunjukkan Performa Kuat
Salah satu faktor utama di balik peningkatan volume perdagangan adalah harga Hyperliquid yang terus menunjukkan performa kuat.
Token ini sempat mencapai harga tertinggi sepanjang masa di angka 39,93 dolar pada 26 Mei 2025 dan kini berada di sekitar 35,93 dolar.
Kenaikan harga yang signifikan ini menjadi magnet bagi para trader yang ingin mengambil keuntungan dari momentum tersebut.
Peningkatan Penggunaan Platform Decentralized Exchange Hyperliquid
Selain itu, semakin banyaknya pengguna yang memanfaatkan platform decentralized exchange (DEX) Hyperliquid juga menjadi pemicu volume perdagangan yang meningkat.
Hyperliquid dikenal sebagai DEX dengan kecepatan transaksi yang tinggi dan biaya rendah, sehingga menarik perhatian komunitas DeFi yang ingin bertransaksi dengan efisien.
Aktivitas Whale Dan Investor Institusional
Aktivitas dari whale atau investor institusional juga berkontribusi pada lonjakan volume.