Dolan Rek . 10/05/2026, 00:08 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Admin
Finjatim - Kota Surabaya resmi "pecah" malam ini, Sabtu (9/5/2026). Ribuan warga hingga wisatawan mancanegara menyerbu Surabaya Expo Center (SBEC) untuk menyaksikan Festival Rujak Uleg 2026.
Mengusung tema unik "Rujak Phoria", gelaran tahunan dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 ini tampil beda dengan nuansa pesta sepak bola dunia yang sangat kental.
Festival ini bukan sekadar acara makan-makan biasa. Untuk tahun kedua secara berturut-turut (2025-2026), Festival Rujak Uleg resmi masuk dalam daftar Karisma Event Nusantara (KEN).
Ini membuktikan tradisi "nguleg" warga Kota Pahlawan telah diakui sebagai salah satu agenda pariwisata unggulan di level nasional oleh Kemenparekraf.
"Rujak Uleg ini membuktikan bahwa Surabaya dibangun dari kekuatan kekeluargaan. Dari RW, hotel, hingga komunitas. Kabeh nyawiji dadi siji tanpa melihat pangkat atau status sosial. Surabaya ini kuat karena warganya gelem gotong royong," tegas Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
Bukan hanya soal hura-hura, festival ini menjadi mesin penggerak ekonomi yang luar biasa. Berkaca pada tahun sebelumnya yang mencatatkan perputaran uang lebih dari Rp1,28 miliar dengan 12 ribu pengunjung, tahun 2026 ini diprediksi angka tersebut akan terlampaui.
Dampak ekonominya dirasakan langsung oleh pelaku UMKM, sektor transportasi, hingga okupansi hotel di jantung kota.
Konsep tahun ini benar-benar mencuri perhatian. Area utama SBEC disulap layaknya tribun stadion sepak bola lengkap dengan ornamen bendera Persebaya dan atribut olahraga. Highlight utama acara:
Plt Kepala Disbudporapar Surabaya, Herry Purwadi, menjelaskan misi utama festival ini adalah memperkuat branding Rujak Cingur sebagai Warisan Budaya Takbenda asli Surabaya.
"Kami ingin mengenalkan kekayaan kuliner ini ke mata dunia. Dengan kemasan yang atraktif dan modern, anak muda hingga turis asing jadi tertarik untuk datang," ujar Herry.
Diselenggarakan di eks lahan THR dan TRS yang kini telah bertransformasi menjadi Surabaya Expo Center (SBEC), akses pengunjung menjadi jauh lebih mudah karena lokasinya yang berada di pusat kota (Jalan Kusuma Bangsa).
Acara ditutup dengan pesta kembang api yang meriah sebagai simbol semangat menuju puncak Hari Jadi Kota Surabaya ke-733.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media