fin.co.id - Kabar kurang menyenangkan datang untuk para gamer di seluruh dunia. Konsol favorit PlayStation 5 atau PS5 dipastikan akan mengalami kenaikan dalam waktu dekat.
Informasi ini bukan sekadar rumor, melainkan keputusan resmi dari Sony yang mengumumkan penyesuaian global mulai awal April 2026. Perubahan ini langsung membuat banyak orang kembali memantau pergerakan harga PS5 di pasaran.
Kenaikan ini juga bukan angka kecil. Untuk pasar Amerika Serikat, harga PS5 standar naik sekitar 100 dolar, dari sebelumnya 549 dolar menjadi 649 dolar. Versi digital juga ikut naik 100 dolar, dari 499 dolar menjadi 599 dolar.
Bahkan varian terbaru mengalami lonjakan lebih tinggi, dengan kenaikan mencapai 150 dolar. Dengan angka tersebut, tren harga PS5 kini jelas bergerak naik, bukan turun seperti yang biasanya terjadi pada konsol game.
Alasan di Balik Kenaikan Harga PS5
Kenaikan ini tidak terjadi tanpa sebab. Ada beberapa faktor besar yang mendorong perubahan harga PS5 secara global.
Lonjakan Harga Chip Akibat Persaingan Teknologi
Salah satu penyebab utama adalah meningkatnya harga komponen, terutama chip memori. Dalam beberapa tahun terakhir, industri teknologi mengalami pergeseran besar ke arah pengembangan Artificial Intelligence.
Perusahaan teknologi besar berlomba-lomba membangun pusat data untuk AI, yang membutuhkan chip dalam jumlah sangat besar. Dampaknya, pasokan chip untuk perangkat konsumen menjadi terbatas. Kondisi ini membuat biaya produksi meningkat, yang pada akhirnya ikut mendorong kenaikan harga PS5 di berbagai wilayah.
Tekanan Ekonomi Global yang Belum Stabil
Selain faktor teknologi, kondisi ekonomi global juga memberi tekanan besar. Inflasi dan biaya logistik yang meningkat membuat banyak perusahaan harus melakukan penyesuaian harga.
Sony menyebut bahwa keputusan ini diambil karena tekanan ekonomi global yang masih berlangsung. Dalam kondisi seperti ini, menjaga stabilitas bisnis menjadi prioritas, meski harus berdampak pada harga PS5 yang dijual ke konsumen.
Rantai Pasokan yang Masih Terganggu
Gangguan rantai pasokan juga belum sepenuhnya pulih. Keterbatasan bahan baku dan distribusi yang belum optimal membuat proses produksi menjadi lebih mahal.
Akibatnya, harga PS5 tidak lagi bisa ditekan seperti yang diharapkan banyak orang. Justru sebaliknya, biaya tambahan ini ikut mendorong kenaikan harga di tingkat global.