Games . 20/02/2026, 09:40 WIB

Siap-siap Kecewa, PlayStation 6 Mungkin Tak Akan Hadir Hingga 2029? Ini Alasannya

Penulis : Ari Nur Cahyo  |  Editor : Ari Nur Cahyo

fin.co.id - Sony, dilaporkan tengah meninjau ulang jadwal peluncuran konsol generasi terbaru mereka, PlayStation 6 (PS6). Langkah ini menyusul tren kenaikan harga komponen memori di pasar global yang kian tak terkendali.

Mengutip laporan Gizmochina, rencana awal Sony untuk merilis konsol penerus PS5 pada 2027 kini menjadi tidak pasti. Para pelaku di rantai pasok menyebut bahwa perusahaan mulai membahas opsi penundaan peluncuran hingga tahun 2028 atau bahkan 2029.

Lonjakan harga memori menjadi variabel utama yang mengganggu rencana Sony. Saat ini, industri pusat data dan kecerdasan buatan (AI) sedang menyerap pasokan DRAM serta high-bandwidth memory (HBM) dalam jumlah masif. Dominasi permintaan dari sektor AI ini secara otomatis mengerek biaya produksi perangkat keras lain, termasuk konsol gim.

Berdasarkan rumor yang beredar, PS6 akan mengusung memori super cepat berkapasitas sekitar 30GB. Jika spesifikasi ini tetap menjadi standar, fluktuasi harga memori berisiko meningkatkan biaya produksi secara signifikan. Ketidakstabilan harga komponen tersebut mempersulit perusahaan dalam merancang manufaktur dan strategi harga jual yang masuk akal bagi konsumen.

Risiko Harga Selangit
Secara historis, Sony selalu menerapkan strategi harga kompetitif pada awal peluncuran konsol baru. Perusahaan biasanya rela mengambil margin keuntungan tipis dari perangkat keras demi mendongkrak penjualan gim dan layanan berlangganan.

Namun, tingginya biaya memori saat ini menempatkan Sony pada posisi sulit. Perusahaan harus memilih antara menanggung kerugian produksi yang besar atau menaikkan harga jual secara drastis. Pasar diprediksi akan menolak keras jika harga konsol menyentuh angka 1.000 dolar AS atau sekitar Rp16,8 juta.

Ekosistem PS5 Masih Digdaya
Di sisi lain, Sony merasa belum memiliki urgensi mendesak untuk segera menghadirkan generasi baru. PlayStation 5 saat ini masih menunjukkan taji dengan angka penjualan global yang melampaui 75 juta unit.

Kehadiran PS5 Pro yang meluncur pada akhir 2024 juga sukses memberikan penyegaran pada lini produk Sony. Perangkat ini secara efektif memperpanjang siklus hidup konsol generasi sekarang, sehingga Sony memiliki waktu lebih panjang untuk mematangkan pengembangan PS6.

Sebagai perbandingan, jarak antargenerasi konsol Sony memang bervariasi. PlayStation 3 meluncur enam tahun setelah PS2, sedangkan rentang dari PS4 ke PS5 memakan waktu tujuh tahun. Jika PS6 benar-benar meluncur pada 2028 atau 2029, maka siklus delapan hingga sembilan tahun akan menjadi sejarah baru bagi Sony.

Meski demikian, jadwal ini masih bisa berubah mengikuti dinamika pasar semikonduktor. Jika pasokan memori kembali stabil dalam waktu dekat, Sony mungkin akan mempercepat kembali jadwal produksinya. Namun untuk saat ini, penundaan PS6 menjadi skenario paling realistis bagi perusahaan demi menjaga stabilitas bisnis.(*).

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com