Cyber . 27/01/2026, 09:38 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Rizal Husen
Fin.co.id - Kelompok peretas Anonymous Indonesia melalui akun Ghost_root_ membongkar fakta mengejutkan: Indonesia berada di tengah Cyberwar (Perang Siber) tingkat tinggi.
Dalam pernyataan video pada Sabtu, 24 Januari 2026, Anonymous Indonesia mengklaim infrastruktur digital negara, termasuk backbone komunikasi utama, menjadi target serangan terkoordinasi. Pelakunya kelompok siber asal Filipina. Namanya: One Dark System.
"Halo saudaraku, jika kamu sedang menonton video ini, ketahuilah satu hal, jaringan yang kamu gunakan hari ini hampir saja runtuh sepenuhnya," ujar Anonymous Indonesia dalam pernyataan seperti dikutip dari akun iii_chromatic pada Selasa, 27 Januari 2026.
Gangguan besar internet yang dialami sejak Kamis pagi, 22 Januari 2026, disebutnya bukan kesalahan teknis biasa. Melainkan cyberwar. Mereka mengklaim telah menggagalkan serangan siber tingkat perang yang nyaris melumpuhkan seluruh jaringan internet Indonesia.
Dalam video yang diunggah di media sosial, Anonymous Indonesia mengungkapkan detail tentang serangan siber tersebut.
Dalam video itu Anonymous Indonesia mengaku mendeteksi aktivitas mencurigakan pada core router nasional sejak pukul 02.17 dini hari.
Log System menunjukkan adanya Massive Distributed Denial of Service (DDoS), Zero Day Exploit Injection, NET Swap lintas negara dan upaya root access takeover pada backbone Indonesia.
“Server dibombardir lebih dari 80 juta request per detik. Firewall runtuh satu per satu. Gateway overload dan node komunikasi nasional nyaris offline total,” imbuhnya.
Namun, Anonymous Indonesia menyatakan mereka sudah berada di dalam sistem sejak awal dan siap menghadapi serangan tersebut.
Anonymous Indonesia mengaktifkan Black Hole Routing, Kernel Level Firewall Patch, AI Traffic Anomaly Detector, dan melakukan pelacakan Command and Control Server One Dark System.
"Perang dimulai, Server melawan Server, Code melawan Code, Shadow melawan Shadow," lanjut Anonymous Indonesia.
Mereka melakukan Paket Counter Strike, Reverse Exploit Injection, pemuncian total jalur internasional One Dark System, dan pemutusan akses ke seluruh botnet node milik One Dark System.
Dalam waktu 47 menit, satu per satu server One Dark System mati. Command Server mereka dikunci! Identitas mereka pun disimpan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media