Tips n Trik . 13/01/2026, 15:46 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
fin.co.id - Pasar ponsel bekas atau iPhone seken memang tidak pernah sepi peminat. Siapa yang tidak tergiur memiliki ponsel berlogo apel kroak dengan harga miring? Namun, Anda harus waspada. Membeli iPhone bekas ibarat membeli kucing dalam karung jika Anda tidak teliti, terutama soal kesehatan baterai atau Battery Health (BH).
Banyak pengguna yang terjebak membeli perangkat dengan harga murah, namun ternyata baterainya sudah "soak" atau bahkan hasil suntikan (manipulasi software). Jangan sampai gaya hidup elit Anda berakhir sulit karena harus menenteng power bank ke mana-mana. Simak panduan lengkap cara cek kondisi baterai iPhone agar Anda mendapatkan barang orisinal dan berkualitas.
Baterai iPhone menggunakan teknologi lithium-ion yang memiliki umur kimiawi. Seiring bertambahnya usia, kemampuan baterai untuk menyimpan daya akan menurun. Apple sendiri menekankan bahwa penurunan ini memengaruhi performa puncak perangkat. Jika angka Battery Health sudah berada di bawah 80%, sistem biasanya akan membatasi kecepatan prosesor untuk mencegah iPhone mati mendadak.
Fenomena "iPhone suntikan" kini marak terjadi di pasar barang bekas. Oknum penjual menggunakan alat khusus untuk memanipulasi angka persentase baterai agar terlihat masih 100%, padahal sel baterai di dalamnya sudah usang. Oleh karena itu, Anda tidak boleh hanya percaya pada angka yang tertera di menu pengaturan saja.
Cara paling sederhana adalah dengan memeriksa menu internal yang disediakan oleh iOS. Langkah ini memberikan gambaran awal mengenai kapasitas baterai saat ini dibandingkan saat masih baru.
Buka menu Settings (Pengaturan), gulir ke bawah dan pilih Battery (Baterai), lalu ketuk Battery Health & Charging. Di sana, Anda akan melihat angka persentase "Maximum Capacity". Idealnya, iPhone bekas yang layak beli memiliki angka di atas 85% hingga 90%. Jika angka menunjukkan 100% pada model lama (seperti iPhone 11 atau 12), Anda patut curiga bahwa baterai tersebut sudah diganti atau dimanipulasi.
iOS memiliki sistem keamanan yang canggih untuk mendeteksi komponen non-orisinal. Jika baterai sudah pernah diganti dengan komponen kualitas rendah atau bukan dari teknisi resmi Apple, akan muncul pesan "Important Battery Message" atau "Unknown Part". Jika Anda melihat peringatan ini, sebaiknya batalkan niat untuk membeli perangkat tersebut karena kualitasnya tidak terjamin.
Jangan hanya terpaku pada layar iPhone. Anda membutuhkan alat bantu di komputer untuk memvalidasi apakah data yang ditampilkan di ponsel sesuai dengan data asli pada hardware. Salah satu aplikasi yang paling populer di kalangan pemburu iPhone bekas adalah 3uTools atau iMazing.
Sambungkan iPhone ke laptop yang sudah terinstal 3uTools. Aplikasi ini akan menampilkan "View Verification Report". Di sini, Anda bisa melihat apakah baterai masih orisinal atau sudah diganti. Perhatikan kolom "Battery Serial Number". Jika statusnya berwarna hijau dan bertuliskan "Normal", berarti baterai masih asli bawaan pabrik. Namun, jika berwarna merah, ada indikasi komponen tersebut sudah ditukar.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media