Games . 19/09/2025, 08:26 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
fin.co.id - PlayStation 5 hadir dengan teknologi canggih yang tidak hanya meningkatkan pengalaman bermain, tetapi juga memperhatikan efisiensi energi. Dua fitur yang membuat gamer bingung adalah Rest Mode dan Power Saving Mode. Banyak yang mengira keduanya sama, padahal keduanya memiliki peran berbeda.
Sekilas tentang Rest Mode
Fungsi Power Saving Mode (PSM)
Perbedaan Kedua Mode di PS5
Rest Mode: Nyaman untuk Jeda Singkat
PSM: Efisiensi Daya Maksimal
Tips Memanfaatkan Kedua Mode dengan Bijak
Penutup
FAQ
Rest Mode berfungsi menjaga konsol tetap dalam keadaan siaga. Mode ini memungkinkan PS5 tetap aktif sebagian sehingga bisa mengunduh update game, mengisi baterai controller, hingga menyimpan progres permainan untuk dilanjutkan dengan cepat.
Rest Mode ibarat tidur ringan. Konsol tidak benar-benar mati, tetapi juga tidak aktif sepenuhnya. Inilah alasan banyak pemain lebih sering menggunakannya untuk jeda singkat.
Berbeda dari Rest Mode, Power Saving Mode atau PSM berfokus pada penghematan energi. Mode ini mengatur konsumsi daya dengan lebih ketat. Layar bisa mati otomatis setelah beberapa menit, port USB berhenti menyuplai daya, dan konsol benar-benar masuk kondisi hemat energi.
Fitur ini cocok untuk pemain yang ingin menjaga efisiensi listrik atau jarang menyalakan konsol dalam jangka waktu tertentu.
Agar lebih mudah, perhatikan perbedaan utamanya:
Rest Mode menjaga konsol tetap semi-aktif, PSM benar-benar menekan konsumsi energi.
Rest Mode memungkinkan charging dan update berjalan, PSM justru menonaktifkannya demi hemat daya.
Rest Mode ideal untuk istirahat sebentar, PSM lebih cocok untuk jeda panjang.
Mode ini sangat membantu jika kamu hanya ingin meninggalkan konsol sebentar. Kamu bisa kembali bermain tanpa harus menunggu proses booting yang lama. Selain itu, controller tetap terisi daya, dan game terbaru tetap update tanpa harus menyalakan konsol sepenuhnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media