Crypto . 01/09/2025, 11:00 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
fin.co.id - Apakah kamu sudah memperhatikan pergerakan kripto hari ini? Pasar global aset digital kembali dilanda tekanan jual, membuat mayoritas koin besar harus rela mencatat koreksi tajam. Meski begitu, ada pengecualian menarik, yaitu BNB yang berhasil bertahan hijau, serta stablecoin seperti USDT dan USDC yang semakin dilirik investor sebagai safe haven di tengah gejolak pasar.
Perdagangan kripto hari ini berlangsung dengan sentimen negatif. Tekanan jual dominan membuat kapitalisasi pasar kripto terkikis, sementara volume transaksi stablecoin justru meningkat. Hal ini menunjukkan perubahan strategi investor yang lebih berhati-hati dalam menghadapi ketidakpastian global.
Ada beberapa faktor yang memengaruhi kondisi pasar kripto hari ini. Pertama, masih adanya kekhawatiran terkait kebijakan suku bunga Amerika Serikat. Investor menunggu keputusan terbaru The Fed yang bisa memengaruhi arus modal ke aset berisiko. Kedua, koreksi alami setelah reli panjang sebelumnya juga mendorong aksi ambil untung. Terakhir, ketidakpastian regulasi kripto di beberapa negara turut memberikan tekanan tambahan pada sentimen pasar.
Dua aset kripto terbesar, Bitcoin dan Ethereum, mengalami koreksi cukup signifikan.
Harga Bitcoin hari ini berada di sekitar 107 ribu dolar AS. Dalam 24 jam terakhir, BTC turun sekitar 1,6 persen, sedangkan secara mingguan terkoreksi lebih dari 5 persen. Penurunan ini menunjukkan bahwa investor cenderung melakukan aksi jual ketika harga gagal menembus resistance penting. Level support terdekat kini berada di kisaran 105 ribu dolar AS. Jika level ini ditembus, koreksi lanjutan bisa lebih dalam.
Ethereum juga tidak lepas dari tekanan. Saat ini, ETH diperdagangkan di sekitar 4.393 dolar AS dengan penurunan mingguan sekitar 7,5 persen. Tekanan pada Ethereum lebih besar dibanding Bitcoin karena aksi ambil untung di sektor DeFi dan NFT yang berbasis jaringan ETH. Jika harga jatuh di bawah 4.200 dolar AS, tren bearish jangka pendek akan semakin kuat.
Di tengah pasar yang melemah, BNB justru tampil berbeda. Dalam sepekan terakhir, BNB berhasil mencatat kenaikan sekitar 2,5 persen.
Kenaikan BNB tidak lepas dari peran ekosistem Binance yang masih mendominasi perdagangan kripto global. Penggunaan BNB untuk biaya transaksi dan dukungan pada berbagai proyek DeFi serta token baru membantu menjaga permintaan terhadap koin ini. Dengan tren positif di saat pasar melemah, BNB memperlihatkan daya tahan yang jarang ditemui pada altcoin lain.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media