fin.co.id - BNB atau Binance Coin adalah salah satu aset kripto paling populer di dunia. Diciptakan oleh Binance, exchange kripto terbesar secara volume, BNB memiliki berbagai fungsi yang menjadikannya lebih dari sekadar alat tukar.
Dengan utilitas yang luas di dalam ekosistem Binance dan biaya transaksi yang rendah, BNB telah menjadi pilihan utama bagi banyak trader dan investor kripto.
Apa Itu BNB?
BNB adalah token utilitas asli dari platform Binance. Awalnya dibangun di jaringan Ethereum sebagai ERC-20 token, kini BNB telah berpindah ke jaringan sendiri bernama BNB Chain (sebelumnya Binance Smart Chain).
BNB digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari pembayaran biaya trading, berpartisipasi di proyek launchpad, hingga membeli NFT dan membayar transaksi DeFi.
Fungsi Utama BNB
- Diskon Trading Fee: Pengguna Binance mendapatkan potongan biaya transaksi jika membayar dengan BNB
- Launchpad & Launchpool: BNB sering digunakan untuk berpartisipasi dalam peluncuran token baru
- Gas Fee di BNB Chain: Digunakan untuk membayar transaksi di ekosistem BNB Smart Chain
- Pembayaran & Merchant: Bisa digunakan sebagai alat pembayaran di berbagai merchant global
BNB Chain dan Ekosistemnya
BNB Chain adalah jaringan blockchain yang mendukung smart contract dan aplikasi DeFi. Dengan biaya yang murah dan kecepatan tinggi, jaringan ini menjadi rumah bagi berbagai aplikasi:
- PancakeSwap: DEX terbesar di BNB Chain
- Venus Protocol: Layanan pinjam-meminjam aset kripto
- Battle Infinity: Game play-to-earn berbasis BNB
Ekosistem ini terus berkembang seiring Binance memperluas layanan DeFi, NFT, hingga Web3.
BNB Burn: Cara Binance Mengontrol Supply
Salah satu fitur menarik dari BNB adalah mekanisme coin burning. Binance secara rutin membeli kembali dan membakar BNB dari pasar, yang bertujuan mengurangi pasokan total dan meningkatkan nilai jangka panjang.
Burn dilakukan secara kuartalan berdasarkan volume trading di Binance, dan sejak 2021 juga melalui sistem otomatis bernama Auto-Burn.