Crypto . 12/05/2025, 13:33 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Pepe Coin hari ini kembali mencuri perhatian trader dan analis on-chain. Setelah beberapa hari bergerak sideways, harga memecah resistance intraday dan mencetak lonjakan volume.
Tapi pertanyaannya: apakah ini breakout yang valid atau hanya false signal yang menipu banyak entry FOMO?
Mari kita kupas lebih dalam menggunakan pendekatan teknikal, sentimen pasar, dan pergerakan whale.
Salah satu indikator teknikal utama dalam mengukur kekuatan breakout adalah volume. Pepe Coin hari ini mencatat kenaikan volume transaksi lebih dari 80% dalam 24 jam terakhir, menurut data CoinMarketCap.
Namun, harga masih berfluktuasi di bawah area supply yang kuat di kisaran $0.0000105.
Teknikal sederhana seperti RSI menunjukkan sinyal overbought di time frame 1 jam, tapi belum ada divergence negatif.
Artinya, tekanan beli masih mendominasi, meskipun belum bisa dibilang sehat sepenuhnya.
Kesimpulan awal: volume naik, tapi konfirmasi breakout masih lemah. Perlu candle daily close di atas resistance untuk validasi lebih kuat.
Menurut data dari Lookonchain, beberapa dompet whale terlihat melakukan transfer besar dari centralized exchange (CEX) ke wallet pribadi. Ini bisa jadi sinyal akumulasi.
Namun, ada pula whale yang justru memindahkan PEPE ke CEX seperti Binance, potensi sinyal distribusi.
Pepe Coin hari ini juga mencatat transaksi besar senilai lebih dari $2 juta yang masuk ke liquidity pool Uniswap. Ini mengindikasikan aktivitas smart money sedang berlangsung, dan pasar ritel perlu waspada terhadap potensi manipulasi harga jangka pendek.
Di sisi lain, tren pencarian "Pepe Coin" di Google dan X (Twitter) meningkat 34% dalam dua hari terakhir. Ini menunjukkan minat publik kembali tumbuh, terutama setelah adanya rumor burn besar dan integrasi dengan ekosistem meme-chain tertentu.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media