Hindari Vishing: Ini 8 Ciri-ciri Telepon dari Penipu

tekno.fin.co.id - 08/06/2024, 12:25 WIB

 Hindari Vishing: Ini 8 Ciri-ciri Telepon dari Penipu

Kenali ciri-ciri penipuan

FIN.CO.ID - Kenali tanda-tanda cara orang menipu melalui saluran telepon yang dikenal sebagai vishing.

Penipuna melalui telepon sudah terjadi lama dan memakan banyak orang tertipu karena vishing.

Rata-rata orang mungkin mengira panggilan penipuan bisa dengan mudah dikenali, tapi ternyata hal tersebut malah bikin korban jadi lengah.

Berikut ini FIN.CO.ID telah merangkum tanda-tanda penipuan dari telepoin yang harus diwaspadai.

1, Mengaku dari Perusahaan besar.

Kalian harus mewaspadai ketika mendapatkan telepon dari seseorang yang mengaku dari pemerintah atau perusahaan besar.

Biasanya penipu ini mengincar orang-orang yang sedang membutuhkan pekerjaan atau cari kerja. Penipu ini berperan sebagai orang yang mempunyai otoritas untuk intimidasi korban.

Maka dari itu berhati-hatilah terhadap penelepon yang mengaku dari lembaga atau perusahaan.

2. Menawarkan Hadiah


Ketika kalian mendapatkan telepoin dari siapun yang mengatana anda mendapatkan hadiah harus berhati-ati.

Jika kalian mengikuti arahan dari program tesebut kemungkinan besar itu adalah penipuan.

3. Tidak tahu nama Anda

Penelepon menggunakan sapaan yang umum tanpa menyebut nama orang yang dihubungi. Petugas resmi yang menelepon untuk meminta informasi atau meminta uang seharusnya tahu nama lawan bicara mereka.

4. Penipu klaim ada utang yang belum di bayar


Pelaku penipu menggunakan cara dengan klaim kalian memiliki utang yang harus bayar. Mereka akan mengancam dengan denda atau hukuman penjara.

Jika ragu, tutup telepon dan hubungi perusahaan atau agensi secara langsung untuk mengetahui apakah ancaman tersebut dapat dipercaya.

5. Meminta informasi sensitif


Pelaku biasanya meminta data yang bersifat pribadi seperti nomor KTP atau nomor kartu kredit. Jangan pernah memberikan apa yang mereka minta untuk alasan apapun.

6. Perangkat Terinfeksi Malware

Korban akan diberi tahu bahwa perangkat yang digunakan telah terinfeksi malware atau virus. Jika Anda diberitahu hal ini selama panggilan telepon, jangan pernah menginstal perangkat lunak akses jarak jauh seperti AnyDesk atau TeamViewer.

7. Meinta Informasi pribadi yang harusnya sudah diketahui

Perusahaan asuransi yang menghubungi seharusnya sudah punya infrmasi saat nomor klaim. Selain itu pihak sekolah seharusnya tahu nama anak dari orang tua yang merek hubungi.

Jangan tertipu oleh seseorang yang meminta Anda untuk “memverifikasi” informasi kalian.

8. Ada jeda saat menjawab telepon

Para penipu menggunakan teknologi panggilan otomatis yang baru menghubungkan korban dengan mereka saat kalian menjawab.

Ari Nur Cahyo
Ari Nur Cahyo
Penulis

Penulis di FIN.CO.ID sejak Maret 2022 yang fokus mengeksplorasi dunia Teknologi, Sepak Bola, dan Anime. Memiliki ketertarikan kuat pada isu-isu viral, ia berkomitmen menghadirkan konten yang segar, informatif, dan relevan dengan tren masa kini.