Gerhana Bulan Total Terjadi Hari Selasa 8 November 2022, Bisa Dilihat dari Mana Saja?

tekno.fin.co.id - 07/11/2022, 13:33 WIB

Gerhana Bulan Total Terjadi Hari Selasa 8 November 2022, Bisa Dilihat dari Mana Saja?

Gerhana Bulan Total, Image oleh Krzysztof Niewolny dari Pixabay

JAKARTA, FIN.CO.ID - Gerhana Bulan total terjadi hari Selasa, 8 November 2022.

Menurut ahli dari ORPA BRIN, Andi Pangerang, Gerhana Bulan Total merupakan fenomena astronomi yang terjadi ketika seluruh permukaan Bulan memasuki bayangan inti (umbra) Bumi.

Dalam penjelasannya, Andi Pangerang mengatakan, bahwa gerhana bulan total ini terjadi akibat konfigurasi tertentu.

BACA JUGA:8 November, Diprediksi Terjadi Gerhana Bulan Total, Yuk Kenali Macamnya
 
“Hal ini disebabkan oleh konfigurasi antara Bulan, Bumi dan Matahari membentuk garis lurus,” kata Andi Pengerang di laman resmi ORPA BRIN.

Ia juga menjelaskan bahwa mengapa gerhana Bulan total sampai bisa terjadi, karena posisi Bulan saa itu akan berada di dekat titik simpul orbit Bulan.

Titik simpul orbit bulan adalah perpotongan antara bidang edar Bumi mengelilingi Matahari, dengan orbit Bulan.

Andi Pangerang juga menjelaskan bahwa Gerhana Bulan Total terjadi ketika fase Bulan Purnama terjadi.

Meski begitu, lanjut dia, tidak semua fase Bulan Purnama dapat mengalami Gerhana Bulan.

Ia juga menjelaskan bahwa gerhana Bulan kali ini adalah sebesar 1,3589 dengan jarak pusat umbra ke pusat Bulan sebesar 0,2570.

"Gerhana ini termasuk ke dalam gerhana ke-20 dari 72 gerhana dalam Seri Saros 136 (1680-2960),” ungkapnya.

Dan meski judulnya gerhana bulan, namun saat Bulan memasuki penumbra atau bayangan samar Bumi, warna Bulan nantinya akan berubah kemerahan.

Menurut dia, warna Bulan menjadi kemerahan saat gerhana Bulan total terjadi ini, disebabkan oleh mekanisme Hamburan Rayleigh yang terjadi pada atmosfer Bumi.

Fenomena Gerhana Bulan Total akan melewati beberapa fase yaitu: (1) Awal masuknya Bulan ke penumbra (bayangan samar) Bumi; (2) Awal masuknya Bulan ke umbra (bayangan tegas) Bumi; (3) Awal puncak gerhana; (4) Puncak gerhana; (5) Akhir puncak gerhana; (6) akhir Bulan keluar dari umbra, dan (7) akhir Bulan keluar dari penumbra.

Menurut Kepala UPT OAIL Dr. Hakim L Malasan, M.Sc., fase pertama gerhana Bulan total awal di mulai dengan Bulan masuk ke penumbra Bumi, terjadi pada saat Bulan belum terbit, yaitu pada pukul 15:47 WIB.

Selanjutnya yaitu fase gerhana sebagian dimulai pada 16:44 WIB. Bulan akan terbit di Bandar Lampung pada pukul 17.47 WIB dalam kondisi gerhana bulan sebagian.

“Pada pukul 18:11 WIB Bulan akan masuk fase gerhana total, dan puncaknya pada 18:18 WIB, dan berakhir pada 18:25 WIB,” ujar Hakim.

Selanjutnya, gerhana Bulan total akan terus berlangsung dengan fase sebagian hingga pada pukul 19:52 WIB, dan akhirnya Bulan akan keluar sepenuhnya dari bayangan Bumi (penumbra) pada pukul 20:49 WIB.

Jadi gerhana Bulan total bisa dilihat dari mana saja?

Advertisement

Ia mengatakan fenomene gerhana Bulan total bisa dilihat di seluruh wilayah Indonesia, akan tetapi tidak ada wilayah di Indonesia yang dapat mengamati proses terjadinya secara keseluruhan dari awal masuknya Bulan ke bayangan samar Bumi (penumbra) hingga akhir.

"Kita di Indonesia, hanya dapat menyaksikan gerhana ini ketika bulan sudah masuk ke dalam penumbra maupun umbra Bumi ketika di Lampung, kita dapat mulai mengamati gerhana ini ketika Bulan baru terbit, yang mana ketika itu fase gerhana sudah pada fase puncak gerhana total,” kata Hakim.

Dia mengatakan, pada saat gerhana bulan total terjadi, Bulan akan berwarna kemerahan, atau yang dikenal dengan istilah Blood Moon. Hal ini disebabkan adanya cahaya Matahari yang lolos melewati dan dibelokkan oleh atmosfer Bumi, sehingga Bulan menjadi berwarna kemerahan.

Demikian informasi gerhana Bulan total, Selasa 8 November 2022 dan bisa dilihat dari mana saja.

Admin
Admin
Penulis

Penulis FIN.CO.ID